Kabarminang – Tim SAR gabungan menghentikan sementara pencarian Berkat Saputra Lavau (14), siswa SMP yang hilang setelah terseret ombak di kawasan Pasia Muaro Putuih, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Rabu (15/7/2026). Hingga operasi hari pertama berakhir, korban belum berhasil ditemukan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Abdul Ghafur, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari pemerintah nagari pada pukul 12.08 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pencarian.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen serta pencarian,” kata Abdul Ghafur, Rabu petang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama delapan temannya datang ke pantai dan mulai berenang sekitar pukul 10.00 WIB. Empat remaja, termasuk korban, kemudian mandi di dekat bibir pantai.
Namun, korban diduga berenang terlalu jauh hingga sekitar 50 meter dari garis pantai. Saat itu, kondisi ombak sedang tinggi disertai pusaran arus yang kuat sehingga korban terseret dan tenggelam sekitar pukul 11.43 WIB.
“Kondisi ombak di lokasi saat itu sedang besar dan terdapat pusaran air yang kuat, sehingga korban terseret dan tenggelam,” ujar Abdul Ghafur.
Korban diketahui merupakan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tanjung Mutiara yang berdomisili di Afdeling V, Jorong Muaro Putuih.
Operasi pencarian hari pertama melibatkan personel gabungan dari BPBD Agam, Basarnas, Polri, TNI, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Nagari, PMI, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta masyarakat setempat.















