“Tersangka kemudian membanting korban ke jalan beton hingga bagian belakang kepala korban terhempas. Korban sempat meminta pertolongan dengan berteriak sebanyak dua kali sebelum kembali dibenturkan ke jalan,” ujarnya.
Selanjutnya, tersangka menahan kepala korban di jalan beton sambil menutup mulut dan hidung korban selama beberapa menit hingga korban tidak bergerak. Dalam adegan berikutnya, tersangka mengangkat tubuh korban dan mendorongnya ke lereng di tepi jalan. Setelah itu, tersangka kembali ke lokasi dan memastikan kondisi korban.
“Korban masih menunjukkan tanda-tanda bernapas. Tersangka kemudian kembali menutup hidung dan mulut korban menggunakan pakaian korban hingga korban tidak lagi bernapas,” ujarnya.
Setelah memastikan korban meninggal dunia, tersangka meninggalkan korban di lereng dan mengambil cangkul di pondok.
“Tersangka kemudian kembali ke lokasi dan menggali tanah hingga kedalaman sekitar lutut. Setelah itu, korban dimasukkan ke dalam lubang dengan posisi miring. Tersangka juga menutup lokasi kuburan menggunakan jerami dan rumput,” ujarnya.
Setelah mengubur korban, tersangka kembali ke lokasi awal di jalan beton dan membersihkan bercak darah menggunakan air dari ember yang berada di rumah korban.
“Setelah seluruh rangkaian itu, tersangka pulang ke rumah dan mandi,” imbuhnya.
















