“Pendataan lapangan secara langsung ke rumah-rumah warga dan pelaku UMKM akan dimulai serentak pada 15 Juni 2026. Kami berharap masyarakat menerima kedatangan petugas kami dengan baik,” jelasnya.
Ia melanjutkan, Sensus Ekonomi 2026 memiliki instrumen baru yang dirancang untuk menjaring aktivitas ekonomi modern. Petugas akan melacak keberadaan pelaku usaha digital, toko online, dan aktivitas marketplace.
“Sensus kali ini juga menyasar usaha digital dan online yang saat ini marak dikelola oleh anak-anak muda. Sektor kreatif digital ini perlu dipetakan karena potensinya sangat besar di Sumbar,” katanya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelaku industri hingga pedagang berbasis digital, dapat memberikan data yang jujur dan apa adanya. Data yang terkumpul akan menjadi landasan utama pemerintah dalam menyusun program pemulihan dan transformasi ekonomi nasional.
“Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026 ini. Kerja sama dari pelaku usaha besar, UMKM, hingga anak muda yang berjualan online sangat menentukan keakuratan arah pembangunan ekonomi kita ke depan,” imbuhnya.
















