Kabarminang – Seorang petani bernama Sudirman Rais (57), warga Korong Lembak Pasang, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman meninggal dunia usai mengalami sesak napas setelah terlibat cekcok dengan seorang kerabatnya, Selasa (14/4/2026).
Kasat Reskrim Polres Pariaman, Iptu Rio Ramadhani menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan secara utuh rangkaian kejadian dan penyebab kematian korban.
“Telah terjadi peristiwa meninggalnya seorang warga di Sungai Limau. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Rio saat dikonfirmasi Sumbarkita, Rabu (15/4).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 12.30 WIB saat Dar Afrianto mendatangi rumah korban sambil berteriak. Korban kemudian keluar rumah dan terjadi adu mulut. Dar Afrianto disebut memperingatkan korban agar tidak lagi mengganggu istrinya, disertai ancaman.
“Tidak terima dengan hal tersebut, korban mengambil sepotong kayu dan mengejar Dar Afrianto. Kejar-kejaran terjadi dan turut disaksikan Friska Sundari, anak korban. Dalam insiden itu, Dar Afrianto sempat terjatuh di jalan aspal dan dipukul korban pada bagian kaki dan punggung sebelum akhirnya dilerai oleh Friska,” jelas Rio.
Selanjutnya, Dar Afrianto melarikan diri ke arah rumah Arif Rahman Hakim. Setibanya di lokasi itu, korban terlihat kelelahan hingga akhirnya pingsan. Sekitar pukul 13.00 WIB, korban dibawa ke RS Aisyiyah Pariaman untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.
Rio menjelaskan, hasil pemeriksaan awal melalui visum luar tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil visum luar sementara, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun demikian, kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian,” katanya.















