Namun demikian, ia mengungkapkan adanya laporan warga yang menyebutkan bahwa dalam beberapa kejadian, pria bertopeng tersebut tidak mengenakan pakaian lengkap.
“Ada laporan pria bertopeng itu hanya memakai celana, terkadang hanya memakai baju, bahkan muncul bertelanjang di depan perempuan dan menunjukkan kemaluannya,” ujarnya.
Ia menegaskan, sasaran kemunculan pria bertopeng tersebut hanya perempuan. Setiap kali berpapasan dengan laki-laki, pelaku dilaporkan langsung menghilang.
Alwizi menyebutkan, lokasi yang sering menjadi tempat kemunculan pria bertopeng tersebut merupakan kawasan yang relatif sepi. Hal itu diduga memudahkan pelaku untuk melarikan diri.
Ia juga menyoroti kondisi wilayah Nagari Salareh Aia yang masih menghadapi situasi pascabencana. Menurutnya, munculnya dugaan kasus pelecehan ini semakin menambah keresahan warga.
















