Dirinya juga memastikan seluruh program studi di STIKes Indonesia dibuka dalam PMB tahun ini, dengan sistem penerimaan yang dilakukan secara proporsional.
“Seluruh program studi menerima mahasiswa baru, dan kami membaginya sesuai kebutuhan dan kuota yang ada,” ujarnya.
Untuk kuota, STIKes Indonesia menargetkan dua kelas pada setiap program studi. Namun, khusus program studi kebidanan hanya dibuka satu kelas.
Sementara itu, program studi baru Informatika Medis ditargetkan satu kelas karena masih dalam tahap penyesuaian.
Adapun program studi S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menunjukkan minat yang tinggi. Pada tahun pertama pembukaannya, jumlah pendaftar melebihi target sehingga dibuka dua kelas.
“Awalnya target satu kelas, tapi karena peminatnya banyak, akhirnya kami buka dua kelas,” kata Budhi.
















