Kabarminang — Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat mewisuda sebanyak 413 lulusan dalam Wisuda Angkatan ke-78 yang digelar di Convention Hall Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif, Kampus I Padang, Sabtu (25/4).
Rektor UM Sumatera Barat, Riki Saputra, dalam pidatonya menyampaikan rasa bangga atas capaian para wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan dengan penuh dedikasi.
“Melalui prosesi wisuda, kami, keluarga besar UM Sumatera Barat ingin berbagi rasa syukur dan kebahagiaan karena para wisudawan telah menyelesaikan tugasnya dalam menempuh studi serta menjalankan amanah sebagai doktor, magister, dan sarjana,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya rasa memiliki terhadap almamater. Menurutnya, universitas merupakan sumber profesi dan rezeki, serta tempat berkembangnya ilmu pengetahuan yang terbuka bagi berbagai kalangan lintas budaya dan bangsa.
“Jangan ragu mencantumkan nama UM Sumatera Barat, baik saat menulis, tampil, ataupun ketika memperoleh rezeki. Banggalah pada UM Sumatera Barat, karena cinta kepada universitas ibarat cinta kepada bunga. Jangan dipetik, tetapi disirami dan dirawat agar terus tumbuh,” katanya.
Selain itu, Riki menekankan pentingnya menjaga hubungan antara alumni dan almamater. Ia mengibaratkan hubungan tersebut seperti relasi antara ibu dan anak.
“Reputasi baik yang dibangun alumni di masyarakat secara otomatis akan mengangkat citra kampus di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Ia berharap para lulusan yang diwisuda menjadi pribadi yang rendah hati, terus belajar, serta memiliki integritas tinggi.
“Kami mendoakan agar para lulusan segera memperoleh pekerjaan yang layak sesuai bidang keahlian masing-masing,” imbuhnya. (Mengki Kurniawan)
















