Minggu, November 1, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Kabar Sumbar Kota Pariaman

Pemko Pariaman Terapkan Teknologi PM-AAS, Targetkan Produktivitas Padi hingga 10 Ton per Hektare

Redaksi
Jumat, 31 Juli 2026 | 12:10
in Kota Pariaman
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menghadiri kegiatan tanam perdana penerapan teknologi pertanian modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) bersama Kelompok Tani (Poktan) Kito Samolah di Desa Sungai Pasak, Kecamatan Pariaman Timur, Kamis (30/7).

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menghadiri kegiatan tanam perdana penerapan teknologi pertanian modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) bersama Kelompok Tani (Poktan) Kito Samolah di Desa Sungai Pasak, Kecamatan Pariaman Timur, Kamis (30/7).

Share on FacebookShare on Twitter

Kabarminang — Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman mulai menerapkan teknologi pertanian modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut. Penerapan teknologi itu ditandai dengan kegiatan tanam perdana bersama Kelompok Tani (Poktan) Kito Samolah di Desa Sungai Pasak, Kecamatan Pariaman Timur, Kamis (30/7).

Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad. Ia mengatakan, penerapan PM-AAS menjadi langkah transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih efisien, tangguh, dan berdaya saing.

“Hari ini adalah momen bersejarah bagi sektor pertanian di Kota Pariaman. Pelaksanaan tanam perdana berbasis teknologi modern ini merupakan bukti nyata komitmen kita bersama untuk mentransformasi sektor pertanian ke arah yang lebih efisien, tangguh, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Yota menjelaskan, PM-AAS merupakan sistem pertanian intensif berbasis teknologi yang mengutamakan efisiensi, mekanisasi, dan presisi. Metode tersebut mengadopsi praktik pertanian modern dari Arkansas, Amerika Serikat, dengan menerapkan sistem tanam benih langsung (tabela) melalui jarak tanam rapat untuk mengoptimalkan penggunaan lahan.

Menurutnya, teknologi tersebut dinilai sesuai diterapkan di Kota Pariaman karena keterbatasan lahan pertanian yang tidak memungkinkan dilakukan perluasan area tanam.

Ia berharap penerapan PM-AAS dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, menjadikan Desa Sungai Pasak sebagai percontohan penerapan teknologi tersebut, menarik minat generasi muda menjadi petani milenial, serta menjaga ketahanan pangan Kota Pariaman.

“Kepada seluruh anggota Poktan Kito Samolah, manfaatkanlah bantuan dan pendampingan teknologi ini dengan sebaik-baiknya. Jaga semangat gotong royong, teruslah belajar, dan rawat fasilitas serta teknologi yang ada agar memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, teknologi tersebut memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari maksimalisasi hasil panen yang ditargetkan mencapai 9 hingga 10 ton per hektare, efisiensi mekanisasi, pengawasan lahan secara real-time, hingga peningkatan keuntungan dan kesejahteraan petani di Kota Pariaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Marlina Sepa, menjelaskan PM-AAS memiliki lima prinsip utama, yakni sistem tanam rapat dalam baris, efisiensi sumber daya berbasis teknologi digital, mekanisasi pertanian, intensifikasi produksi, serta penerapan spesifik lokasi.

“Berbeda dengan cara bercocok tanam konvensional, PM-AAS memadukan penggunaan bibit unggul, jarak tanam rapat, pengelolaan air yang presisi, serta dukungan penuh sarana alat pertanian modern. Untuk satu hektare lahan, komponen produksi yang disiapkan mencakup 70 kg benih, 300 kg pupuk urea, 400 kg NPK, pupuk organik padat dan cair, pembenah tanah, biodekomposer, dolomit cair, pupuk pelengkap cair, silika, ZPT, hingga obat-obatan pengendali hama,” ujarnya.

Untuk mendukung penerapan program tersebut, Pemko Pariaman menyiapkan sejumlah kebijakan strategis, di antaranya sosialisasi kepada camat hingga kepala desa terkait manfaat dan penerapan PM-AAS.

Selain itu, Pemko Pariaman juga melibatkan instansi terkait secara lintas sektor, seperti Dinas Perkim LH dalam pengolahan sampah organik untuk mendukung kebutuhan pupuk dan pembenah tanah.

“Semoga apa yang kita tanam hari ini tidak hanya tumbuh subur di tanah Sungai Pasak, tetapi juga membuahkan hasil melimpah yang mengangkat kesejahteraan para petani kita,” imbuhnya.


Tags: Advanced Agriculture SystemDesa Sungai PasakDinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota PariamanKelompok Tani Kito Samolahketahanan panganKota Pariamanpertanian digitalpertanian modernpetani milenialPM-AASSumatera Baratteknologi pertanianYota Balad
ShareTweetPin

Berita Terkait

Wako Yota Balad Kukuhkan 67 Dewan Hakim MTQ ke-IX Kota Pariaman

Wako Yota Balad Kukuhkan 67 Dewan Hakim MTQ ke-IX Kota Pariaman

31 Oktober 2026
Yota Balad Pimpin PDBI Sumbar 2026–2030, Kejurnas di Bandung Jadi Target Awal

Yota Balad Pimpin PDBI Sumbar 2026–2030, Kejurnas di Bandung Jadi Target Awal

30 Oktober 2026
Pemko Pariaman Salurkan Uang Transportasi kepada 1.059 Kader Dasawisma

Pemko Pariaman Salurkan Uang Transportasi kepada 1.059 Kader Dasawisma

28 Oktober 2026
Pemko Pariaman dan Baznas Salurkan Becak Motor untuk Warga Kurang Mampu

Pemko Pariaman dan Baznas Salurkan Becak Motor untuk Warga Kurang Mampu

26 Oktober 2026
Wali Kota Pariaman Yota Balad Terima Penghargaan IJTI atas Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Wali Kota Pariaman Yota Balad Terima Penghargaan IJTI atas Penanganan Bencana Hidrometeorologi

25 Oktober 2026
Pemko Pariaman Peringati Hari Santri, Puluhan Santri Tampilkan Tari Massal Samrah

Pemko Pariaman Peringati Hari Santri, Puluhan Santri Tampilkan Tari Massal Samrah

23 Oktober 2026
Next Post
Curi Ponsel saat Kondangan, Pria di Tanah Datar Dibekuk Polisi

Curi Ponsel saat Kondangan, Pria di Tanah Datar Dibekuk Polisi

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Pria di Agam Ditangkap karena Setubuhi Anak Kandung dan Anak Tiri, Korban Siswi SD dan SMP

Pria di Agam Ditangkap karena Setubuhi Anak Kandung dan Anak Tiri, Korban Siswi SD dan SMP

29 Oktober 2026

Tidur Bertiga Seranjang, Pria di Agam Setubuhi Anak Kandung Saat Istri Terlelap

Tidur Bertiga Seranjang, Pria di Agam Setubuhi Anak Kandung Saat Istri Terlelap

30 Oktober 2026

Jatuh dari Lantai Tiga Gedung Kampus, Dosen Poltekkes Padang Dirawat Intensif

Pasien BPJS Adukan Pelayanan RSUP M Djamil Padang ke Ombudsman, Soroti Keselamatan Pasien

27 Oktober 2026

2 Mahasiswi Politeknik Negeri Padang Jadi Korban Tabrak Lari di Batam, 1 Tewas

2 Mahasiswi Politeknik Negeri Padang Jadi Korban Tabrak Lari di Batam, 1 Tewas

24 Oktober 2026

Jual Biosolar Subsidi, 5 Orang di Tanah Datar Ditangkap, 1 Pelaku Berstatus PPPK Paruh Waktu

Jual Biosolar Subsidi, 5 Orang di Tanah Datar Ditangkap, 1 Pelaku Berstatus PPPK Paruh Waktu

27 Oktober 2026

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Solok, Ditemukan Racun Rumput di Lokasi

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Solok, Ditemukan Racun Rumput di Lokasi

24 Oktober 2026

10 Tahun Dirawat di Rumah Setelah Operasi Usus Buntu, Perempuan di Padang Dibawa ke Rumah Sakit

10 Tahun Dirawat di Rumah Setelah Operasi Usus Buntu, Perempuan di Padang Dibawa ke Rumah Sakit

30 Oktober 2026

Berita Terkini

Kedapatan Curi Motor, Maling di Pasaman Barat Sebut “Pinjam Sebentar” Sebelum Kabur

Kedapatan Curi Motor, Maling di Pasaman Barat Sebut “Pinjam Sebentar” Sebelum Kabur

31 Oktober 2026

Pedagang Pasar Raya Diminta Pindah Sebelum 1 November ke Lokasi yang Disediakan

Pedagang Pasar Raya Diminta Pindah Sebelum 1 November ke Lokasi yang Disediakan

31 Oktober 2026

Kawasan Hulu Sungai TNKS di Pesisir Selatan Disebut Rusak Parah Akibat Tambang Emas Ilegal

Kawasan Hulu Sungai TNKS di Pesisir Selatan Disebut Rusak Parah Akibat Tambang Emas Ilegal

31 Oktober 2026

Digerebek Warga, PNS dan Pemilik Kios Jadi Tersangka Kasus Pupuk Subsidi di Lima Puluh Kota

Digerebek Warga, PNS dan Pemilik Kios Jadi Tersangka Kasus Pupuk Subsidi di Lima Puluh Kota

31 Oktober 2026

Dugaan Iklan Palsu dan Kerawanan Bencana Lumin Park Padang, Pengembang Perumahan Buka Suara

Dugaan Iklan Palsu dan Kerawanan Bencana Lumin Park Padang, Pengembang Perumahan Buka Suara

31 Oktober 2026

30 Motor Disita dan 2 Orang Diamankan dalam Tawuran Pelajar di Padang

30 Motor Disita dan 2 Orang Diamankan dalam Tawuran Pelajar di Padang

31 Oktober 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.