Kabarminang — Sekitar 30 sepeda motor digunakan oleh kelompok pelajar SMP yang terlibat tawuran di Kelurahan Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (30/10/2026). Tim Dubalang Kecamatan Kuranji mengamankan dua pelajar setelah melakukan pengejaran hingga malam hari.
Ketua Dubalang Kecamatan Kuranji, Arif Pribadi, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan warga mengenai tawuran tersebut sejak siang hari. Setelah menerima laporan itu, tim Dubalang langsung menuju lokasi untuk mengamankan tawuran tersebut.
Setibanya di lokasi, kata Arif, tim Dubalang mendapati sejumlah pelajar SMP sedang terlibat tawuran. Namun, katanya, para pelajar tersebut melarikan diri menggunakan sepeda motor ketika petugas berupaya menghentikan aksi itu.
Arif mengatakan bahwa berdasarkan perkiraannya, ada sekitar 30 sepeda motor yang digunakan para pelajar tersebut. Beberapa sepeda motor ditumpangi dua hingga tiga orang.
“Dubalang langsung mencegah tawuran itu, namun para pelajar yang terlibat tawuran itu kabur dengan sepeda motor. Ada sekitar 30 sepeda motor, masing-masingnya itu ada yang berbonceng dua, ada yang berbonceng tiga,” ujarnya.
Tim Dubalang kemudian melakukan pengejaran sejak siang hingga malam hari. Pengejaran berlangsung di sejumlah kawasan, mulai dari sekitar Kantor Wali Kota Padang hingga Kelurahan Sungai Sapih dan Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji.
Menurut Arif, para pelajar tersebut melarikan diri ke arah berbeda sehingga menyulitkan petugas untuk mengamankan seluruhnya.
Saat melakukan penelusuran di kawasan Kelurahan Kalumbuk sekitar pukul 22.30 WIB, tim Dubalang menemukan dan mengamankan dua pelajar yang diduga terlibat dalam tawuran tersebut. Sementara itu, 28 pelajar lainnya dilaporkan berhasil melarikan diri.




















