Kabarminang — Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman meluncurkan gerakan Minggu Pagi Kita Bersih Lingkungan (MINTA BERLIAN) sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan permukiman sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Lomba Desa dan Kelurahan Bersih dan Lingkungan Sehat 2026. Peluncuran MINTA BERLIAN ditandai dengan kegiatan gotong royong serentak di seluruh desa dan kelurahan di Kota Pariaman, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Pariaman Yota Balad dan Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi.
Selain masyarakat, kegiatan ini juga melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman. Para ASN dibagi ke sejumlah desa dan kelurahan untuk mendukung pelaksanaan gotong royong.
Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan bahwa Lomba Desa dan Kelurahan Bersih dan Lingkungan Sehat bukan sekadar kompetisi untuk meraih penghargaan. Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi pemantik kesadaran bersama agar kebersihan dan pola hidup sehat menjadi identitas masyarakat Pariaman.
“Kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan ikhtiar bersama yang harus dimulai dari kesadaran masyarakat sendiri dan diawali dari keluarga,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi atas tingginya semangat gotong royong masyarakat dan ASN yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat mulai dari tingkat desa hingga kelurahan.
“Kesehatan dan kebersihan lingkungan adalah fondasi utama pembangunan kota. Melalui lomba ini, kita ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong warga untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga sehat, aman, dan nyaman untuk ditinggali,” tukasnya.
Ia melanjutkan, kegiatan MINTA BERLIAN merupakan stimulus untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan derajat kesehatan keluarga.
“Kita berharap, semangat gotong royong ini muncul bukan hanya karena ada lomba saja, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan untuk hidup bersih dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Menurut Yota Balad, lingkungan yang asri menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan Kota Pariaman yang nyaman, sehat, serta memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun pengunjung. Karena itu, ia mendorong keterlibatan seluruh unsur masyarakat, mulai dari lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, hingga generasi muda.
“Kita ingin kebersihan ini menjadi gerakan bersama. Peran lurah, kepala desa, dan keterlibatan aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga kondisi lingkungan yang berkelanjutan di desa dan kelurahan masing-masing,” tutupnya.














