Kabarminang — Dalam waktu dekat Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman akan datang ke Kota Padang dan meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan hunian tetap bagi korban terdampak bencana.
“Kita akan membangun 250 unit rumah bagi masyarakat terdampak,” kata Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat mengikuti kegiatan Senam Massal Gebyar KORMI di Lapangan Tugu Apeksi Balaikota Aie Pacah pada Minggu (28/12/2025).
Fadly mengakui bahwa jumlah itu masih di bawah kebutuhan, yaitu sebanyak 350 rumah. Karena itu, ia membuka ruang bagi para perantau dan masyarakat yang ingin berkontribusi dalam membantu pembangunan.
“Pemerintah akan membantu menyediakan lahan demi percepatan pembangunan rumah tersebut,” ucapnya sebagaimana dikutip dari akun Facebook Diskominfo Kota Padang.
Dalam pembangunan hunian tetap untuk korban bencana itu, kata Fadly, Pemko Padang menyiapkan lahan hingga 3,5 hektare. Ia menyebut bahwa lahan itu tersebar di tiga titik, yaitu di Kecamatan Koto Tangah di Bumi Perkemahan di Air Dingin, Balai Gadang. Kemudian di Desaku Menanti di Air Dingin, Balai Gadang, serta di belakang Kantor Camat Koto Tangah.
Kini, kata Fadly, sebagian korban yang kehilangan rumah akibat bencana di Kota Padang telah menempati hunian sementara (huntara) di rumah khusus di Kecamatan Koto Tangah.
Fadly menambahkan bahwa fokus utama pemerintah saat ini ialah pemulihan pascabencana.
















