“Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyelidikan dan mengumpulkan seluruh keterangan serta alat bukti yang diperlukan,” kata Nedra Wati kepada Sumbarkita pada Kamis (6/8/2026).
Menurut Nedra, penyidik akan bekerja berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan dalam proses penyelidikan. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan.
“Semua masih didalami. Nanti hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” ujarnya.
Dinas Pendidikan Dampingi Korban
Di tengah proses penyelidikan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman memastikan memberikan pendampingan terhadap korban.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Hendri, mengatakan pihaknya telah mendatangi SMPN 1 Padang Sago untuk meminta penjelasan sekaligus memberikan arahan kepada pihak sekolah.
“Kami sudah datang ke sekolah dan memberikan arahan. Yang terpenting saat ini adalah memastikan penanganan terhadap korban berjalan dengan baik serta pihak sekolah bersikap kooperatif,” kata Hendri kepada Sumbarkita, Jumat (7/8/2026).
Hendri mengatakan pihaknya menyerahkan proses penyelidikan kepada kepolisian dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
“Kasusnya sudah ditangani oleh kepolisian. Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menunggu hasil penyelidikan,” ujarnya.















