Saat itu, orang tua korban disebut menjemput anaknya sekitar pukul 14.00 WIB dan mendapati MAK berada di ruang kepala sekolah. Pihak sekolah disebut menjelaskan bahwa korban sebelumnya terkena lemparan es batu yang diduga dilakukan oleh seorang teman sekolahnya berinisial F.
Setelah kejadian tersebut, korban dikabarkan mengeluhkan sakit kepala dan kemudian dibawa pulang oleh orang tuanya.
Sekitar pukul 16.00 WIB, kondisi korban disebut memburuk. MAK mengeluhkan sakit kepala dan menangis hingga kemudian dibawa ke rumah seorang bidan.
Dalam perjalanan menuju tempat bidan, korban dikabarkan tidak sadarkan diri sehingga dirujuk ke RSUD M. Yamin Pariaman.
Masih berdasarkan informasi yang beredar, hasil pemeriksaan CT Scan menunjukkan adanya pendarahan otak. Korban kemudian dirujuk ke RS Dr. Yos Sudarso Padang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Hingga informasi terakhir yang dihimpun, korban disebut masih menjalani perawatan di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU).
Polisi Masih Selidiki
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Padang Pariaman, AKP Nedra Wati, membenarkan adanya laporan terkait dugaan perundungan terhadap seorang siswa yang kini sedang ditangani penyidik.
Namun, Nedra menegaskan perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk mengungkap secara utuh peristiwa tersebut.















