Kabarminang – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatra Barat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Kamis (24/9/2026).
Aksi tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional. Dalam aksi itu, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait persoalan pertanian, lahan yang terdampak bencana, serta persoalan ekologis di Sumatra Barat.
Pantauan Sumbarkita, massa mulai berdatangan ke depan Kantor Gubernur Sumbar sekitar pukul 15.20 WIB. Sebelumnya, mahasiswa berkumpul di depan Gedung Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar sebelum bergerak menuju lokasi aksi.
Ratusan mahasiswa mengenakan almamater dari kampus masing-masing. Beragam warna almamater terlihat dalam barisan massa, mulai dari kuning, biru muda, merah marun, hijau hingga oranye.
Mahasiswa juga membawa sejumlah spanduk yang memuat tuntutan dalam aksi tersebut. Salah satu spanduk bertuliskan, “Kedaulatan pangan butuh kedaulatan petani”.
Spanduk lainnya memuat tuntutan, “Wujudkan lahan pengganti bagi korban dampak bencana”.
Selain spanduk, sejumlah bendera organisasi mahasiswa turut dikibarkan dalam aksi tersebut, di antaranya bendera BEM Universitas Andalas (Unand) dan BEM Sumbar.
Setibanya di depan Gedung Gubernuran, massa mengatur barisan sebelum memulai aksi. Mahasiswa kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya.




















