Hendri bersama jajaran Dinas Pendidikan juga telah menjenguk korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memantau perkembangan kondisi korban hingga pulih. Selain itu, kebutuhan administrasi kesehatan korban juga telah difasilitasi pemerintah.
“BPJS korban sudah kami mutasikan menjadi tanggungan pemerintah. Harapannya, keluarga bisa lebih fokus pada proses penyembuhan anak tanpa terbebani persoalan administrasi layanan kesehatan,” katanya.
Hendri juga meminta seluruh sekolah di Kabupaten Padang Pariaman memperkuat pengawasan terhadap peserta didik serta meningkatkan langkah pencegahan terhadap segala bentuk perundungan.















