Menutup ceritanya, Dwina dan Al Qoneri berharap prestasi yang diraih putra mereka dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat.
“Kami berharap prestasi Wafiq bisa menjadi penyemangat bagi siswa-siswi lainnya. Jangan pernah takut bermimpi atau merasa tidak mampu, karena semua kemungkinan itu bisa dicapai selama mau berusaha, disiplin, dan tidak mudah menyerah,” ujar keduanya.
Sebelumnya, Wafiq Al Afraz sukses meraih medali emas sekaligus penghargaan Best in Finance pada International Economics Olympiad (IEO) ke-9 yang berlangsung di Shenzhen, Tiongkok, pada 12–20 Juli 2026.
Keberhasilan tersebut menjadikan Wafiq sebagai satu-satunya anggota kontingen Indonesia yang berhasil mempersembahkan medali emas pada kompetisi tersebut. Secara keseluruhan, Indonesia membawa pulang satu medali emas, dua medali perak, satu medali perunggu, serta satu penghargaan Best in Finance.
SMAN 10 Padang melalui akun Instagram resminya juga mengabarkan kepulangan Wafiq ke Padang pada Rabu (22/7/2026). Ia disambut jajaran sekolah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraihnya.
Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat turut menyampaikan ucapan selamat atas capaian tersebut.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Sumatera Barat sekaligus mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” demikian pernyataan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.
Prestasi Wafiq diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar Indonesia untuk terus berprestasi dan berani bersaing di ajang internasional.















