Kabarminang — Sesosok mayat pria lanjut usia ditemukan di lantai dua sebuah bangunan di kawasan Kampung Cino, Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, pada Sabtu (4/7/2026) pagi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bukittinggi, Zul Hendri, mengatakan bahwa setelah mendapatkan laporan dari dinas terkait tentang penemuan mayat itu, pihaknya segera menerjunkan tim evakuasi ke lokasi setelah adanya permintaan bantuan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bukittinggi.
“Kami menerima informasi awal dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bukittinggi. Satpol PP meminta bantuan karena posisi jenazah berada di lantai dua bangunan dan medannya cukup sulit untuk dievakuasi secara manual,” ujar Zul kepada Kabarminang.com.
Setelah mendapat laporan darurat tersebut, kata Zul, Tim Rescuer dari Regu Brama BPBD Bukittinggi langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Proses pergerakan tim dan penyiapan peralatan dilakukan dalam hitungan menit agar penanganan tidak tertunda.
“Giat rescue ini kami laksanakan mulai pukul 09.18 WIB hingga selesai pada pukul 09.30 WIB. Sebanyak lima personel rescuer dikerahkan ke lapangan dengan membawa armada truk ranger serta peralatan matra penyelamatan,” ucap Zul.
Zul menginformasikan bawha proses evakuasi membutuhkan kehati-hatian ekstra karena letak jenazah yang berada di lantai dua bangunan. ia menyebut bahwa medan di lantai dua tersebut menjadi kendala utama bagi petugas di lapangan untuk melakukan evakuasi. Namun, berkat kesiapsiagaan personel dan koordinasi yang matang, jenazah korban akhirnya berhasil diturunkan dengan aman.
Evakuasi itu, kata Zul, berjalan lancar berkat kerja sama yang solid di lapangan antara kepolisian, pemadam kebakaran, Satpol PP, dan tim medis dari PMI.
Zul mengatakan bahwa mayat itu bernama Martinus Dely (90 tahun), tercatat sebagai warga Jalan A. Yani Nomor 81. Pihaknya langsung menyerahkan jenazah itu kepada pihak berwajib untuk memastikan penyebab pasti kematian korban sebelum diserahkan kepada keluarga.
“Jasad korban saat ini sudah dibawa oleh pihak berwajib untuk dilakukan proses otopsi terlebih dahulu. Setelah seluruh prosedur pemeriksaan medis selesai, jenazah baru akan dikembalikan ke rumah duka untuk dimakamkan,” tutur Zul Hendri.
















