Kabarminang – Seorang lansia bernama M Nasir (62), warga Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, menjadi korban dugaan penganiayaan berat yang berujung penusukan pada Minggu (1/11/2026) dini hari. Korban mengalami luka tusuk di bagian perut hingga harus menjalani operasi di Rumah Sakit Universitas Andalas (RS Unand) Padang.
Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, mengatakan Nasir merupakan warga Perumahan Tarok Indah Permai RT 005/RW 008, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji.
“Kami dari kecamatan telah berkunjung membesuk korban ke rumah sakit, dan korban saat ini sudah sadarkan diri meski sebelumnya menjalani operasi akibat luka yang dialaminya,” ungkap Rozaldi kepada Sumbarkita, Rabu (4/11/2026).
Rozaldi menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika istri korban, Gusnita (66), mendengar suara gaduh dan benda jatuh dari luar rumah sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, sebagian besar warga sekitar sudah terlelap.
Karena penasaran, Gusnita keluar untuk memeriksa sumber suara. Namun, ia justru mendapati seseorang yang diduga sedang merusak tanaman bunga di taman milik keluarganya.
“Gusnita mencoba memeriksa keadaan, saat itu dia melihat adanya seseorang yang sedang mencoba merusak tanaman bunga ditaman miliknya,” ujar Rozaldi.
Mengetahui kejadian tersebut, Gusnita kemudian memberi tahu suaminya. Nasir yang mengetahui tamannya diduga dirusak langsung keluar rumah untuk menghentikan orang tersebut.
Namun, situasi berubah menjadi aksi kekerasan. Orang yang diduga merusak taman itu disebut melakukan perlawanan hingga menusuk perut Nasir.






















