“Berdasarkan kelompok sasaran, jumlah terbanyak berasal dari pelajar tingkat TK hingga SMA sebanyak 253 orang,” tuturnya.
Selain pelajar, terdapat 43 balita, satu ibu hamil, delapan ibu menyusui, 21 anggota keluarga sasaran MBG yang terdiri atas ayah, ibu, kakek, atau nenek, dua kader posyandu, serta 16 guru.
Berdasarkan jenis kelamin, kata Hendri, dari 344 orang tersebut terdapat 148 laki-laki dan 196 perempuan.
Sementara itu, berdasarkan kelompok usia, sebanyak 39 orang berusia hingga 5 tahun, 122 orang berusia 6-9 tahun, 102 orang berusia 10-14 tahun, 31 orang berusia 15-19 tahun, dan 50 orang berusia lebih dari 19 tahun.
“Dari total 344 orang tersebut, lima orang mendapatkan perawatan medis. Tiga orang dirawat di RSUD Bukittinggi, satu orang di RSAM, dan satu orang lainnya di RST,” ucap Hendri.
















