Kabarminang – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Gambolo yang membawa 97 penumpang dan awak kapal mengalami gangguan kemudi di Perairan Selat Mentawai, Kamis (10/9/2026).
Gangguan terjadi setelah baling-baling (propeller) bagian kanan kapal berukuran GT 571 itu terbelit tali rabo saat dalam perjalanan menuju Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mentawai Benteng Hilton Telaumbanua mengatakan KMP Gambolo sebelumnya berangkat dari Dermaga Bungus, Padang, pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 17.50 WIB.
“Gangguan terjadi pada Kamis ini sekitar pukul 03.15 WIB. Kapal berukuran GT 571 tersebut mengalami gangguan navigasi setelah tali membelit baling-baling bagian kanan,” kata Benteng.
Menurutnya, nakhoda KMP Gambolo, Capt Budi, kemudian menghubungi Kantor SAR Mentawai pada pukul 10.30 WIB untuk meminta bantuan penyelaman.
Bantuan tersebut dibutuhkan untuk melepaskan tali yang membelit baling-baling kanan kapal agar KMP Gambolo dapat kembali melanjutkan pelayaran secara normal.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Mentawai berangkat dari Dermaga Tuapejat menuju lokasi terakhir KMP Gambolo atau Last Known Position (LKP) pada pukul 10.45 WIB.
Dia bilang lokasi kapal berada di koordinat 1°52’45″S 100°09’30″E. Jaraknya sekitar 35 Nautical Miles (NM) dengan heading 75 derajat dari Dermaga Tuapejat. Tim SAR memperkirakan perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam.
Dia mengatakan operasi pertolongan melibatkan tujuh personel Tim Rescue Kantor SAR Mentawai, satu personel Pos TNI AL Simaubuk, satu personel Polairud Polres Kepulauan Mentawai, serta satu personel ASDP Mentawai.
















