Penemuan tersebut diduga berkaitan dengan bencana banjir bandang atau galodo yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu. Nagari Salareh Aia Timur merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Palembayan yang sempat terdampak parah akibat bencana tersebut.
Namun, dugaan bahwa kerangka tersebut merupakan korban galodo belum dapat dipastikan. Identitas korban dan penyebab kematiannya masih menunggu hasil identifikasi pihak kepolisian.
Pasca laporan diterima, penanganan di lokasi langsung dilakukan. Kapolsek Palembayan, BPBD Kabupaten Agam, PMI, dan Basarnas merespons laporan tersebut serta terlibat dalam proses penanganan dan evakuasi.
“Sekarang sedang dilakukan evakuasi oleh Basarnas, Polsek Palembayan, PMI dan tim identifikasi dari Polri juga sedang menuju lokasi,” tuturnya.
Hingga Selasa sore, proses evakuasi dan identifikasi masih berlangsung. Polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan identitas kerangka tersebut, termasuk kemungkinan keterkaitannya dengan korban yang hilang dalam bencana galodo pada November 2025.
















