Guntur mengatakan pihaknya juga menyerahkan sejumlah barang bukti kepada penyidik, termasuk rekaman video dan keterangan para saksi.
“Keterangan para korban beserta bukti video sudah diserahkan kepada penyidik. Bukti video memperlihatkan dengan jelas adanya dugaan tindak pidana di area kampus,” ungkap Guntur.
Ia berharap kepolisian menangani perkara tersebut secara profesional dan tidak membedakan status pihak-pihak yang diperiksa.
“Kepolisian tidak perlu ragu menegakkan hukum secara profesional dan setara, meskipun pihak yang diperiksa adalah pejabat publik selevel wali kota,” tegasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bukittinggi menyatakan pengamanan aset dilakukan untuk melindungi Barang Milik Daerah (BMD) yang diklaim sebagai aset pemerintah. Pemko juga membantah menjadi pihak yang memulai kericuhan dan menyatakan langkah yang diambil telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.















