Kamis, Oktober 22, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Ekonomi & Bisnis

Inflasi Sumbar Tertinggi di Sumatra, Ekonom Unand Minta Pemprov Audit Penyebab Lonjakan Harga

Redaksi
Rabu, 03 Juni 2026 | 18:02
in Ekonomi & Bisnis
Foto: Ilustrasi AI

Foto: Ilustrasi AI

Share on FacebookShare on Twitter

Kabarminang – Pakar ekonomi dari Universitas Andalas, Prof. Syafruddin Karimi, menyoroti tingginya laju inflasi di Sumatera Barat yang menjadi yang tertinggi di Pulau Sumatra. Menurutnya, lonjakan harga pangan, terutama cabai merah, serta kenaikan harga produk perawatan pribadi menjadi pemicu utama tekanan inflasi di daerah tersebut.

Syafruddin menjelaskan bahwa kenaikan harga yang terjadi dipengaruhi oleh ketergantungan terhadap barang impor, tingginya biaya distribusi, serta fluktuasi nilai tukar yang menekan pasar domestik.

Ia menyebut laju inflasi di Sumbar telah melampaui rata-rata nasional. Berdasarkan data Mei 2026, inflasi tahunan nasional tercatat sebesar 3,08 persen, sedangkan rata-rata inflasi kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya di empat wilayah indeks harga konsumen (IHK) di Sumbar mencapai 11,52 persen.

“Inflasi tahunan nasional pada Mei 2026 berada di angka 3,08 persen, tetapi rata-rata inflasi kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya di empat wilayah indeks harga konsumen di Sumbar justru menembus 11,52 persen,” kata Syafruddin, Selasa (2/6/2026).

Ia menambahkan, akumulasi inflasi kelompok perawatan pribadi di Sumbar selama Januari hingga Mei 2026 telah mencapai 15,52 persen. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan harga yang semakin mengkhawatirkan.

Menurut Syafruddin, lonjakan paling tinggi berasal dari subkelompok perawatan pribadi lainnya yang mencatat inflasi rata-rata sebesar 28,04 persen pada Mei 2026.

“Ini membuktikan bahwa kenaikan harga tidak hanya terjadi pada sektor pangan utama saja,” ujarnya.

Syafruddin merinci, inflasi pada subkelompok kosmetik dan perawatan harian mencapai 34,74 persen di Dharmasraya, 28,22 persen di Bukittinggi, 25,75 persen di Pasaman Barat, dan 23,45 persen di Kota Padang.

Ia menilai data tersebut menunjukkan bahwa persoalan inflasi di Sumbar telah bergeser dari komoditas pangan pokok ke kebutuhan personal yang juga mengalami kenaikan harga signifikan.

“Data lapangan ini membuktikan bahwa inflasi di Sumbar bukan lagi sekadar urusan beras atau minyak goreng, melainkan barang kebutuhan personal yang harganya naik tak terkendali,” tegasnya.

Syafruddin mengingatkan bahwa kombinasi kenaikan harga cabai merah, biaya transportasi, energi, dan produk perawatan pribadi mulai menggerus daya beli masyarakat. Akibatnya, sebagian besar pengeluaran rumah tangga habis untuk memenuhi kebutuhan pokok yang terus mengalami kenaikan harga.

Menurutnya, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, pekerja sektor informal, petani, serta pelaku UMKM kuliner menjadi pihak yang paling terdampak.

“Kelompok ini sangat menderita karena pendapatan mereka tidak bisa naik secepat kenaikan harga barang-barang di pasar,” katanya.

Ia juga menilai pelaku usaha kuliner menghadapi tekanan ganda. Di satu sisi, biaya bahan baku terus meningkat, sementara di sisi lain daya beli masyarakat melemah sehingga jumlah pelanggan berkurang.

Jika kondisi ini terus berlangsung, Syafruddin memperkirakan masyarakat akan mengubah pola konsumsi mereka dengan mengurangi pembelian barang sekunder, menggunakan tabungan untuk kebutuhan sehari-hari, hingga menurunkan kualitas konsumsi pangan.

Menurutnya, dampak lanjutan dari situasi tersebut adalah melambatnya perputaran uang di sektor riil yang berpotensi menekan omzet pedagang pasar tradisional, warung ritel, dan usaha jasa skala kecil.

Karena itu, Syafruddin mendesak Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) segera melakukan audit terhadap sumber-sumber kenaikan harga secara lebih rinci dan mengawasi margin keuntungan di tingkat perdagangan.

“Pemerintah harus melacak apakah inflasi dua digit ini karena harga emas, kosmetik impor, atau permainan harga di tingkat ritel agar intervensi pasokan dan subsidi ongkos angkut bisa tepat sasaran,” pungkasnya.


Tags: daya beli masyarakatEkonomi DaerahEkonomi SumbarHarga Cabai Merahharga kebutuhan pokokharga kosmetikinflasi mei 2026Inflasi Sumatera BaratInflasi Sumbarinflasi tertinggi di sumatraperawatan pribadiSyafruddin KarimiTPID SumbarUMKM KulinerUniversitas Andalas
ShareTweetPin

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Dulu Sebelum Beli

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Simak Daftar Lengkapnya

21 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok, Cek Dulu Sebelum Beli

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Berikut Daftar Lengkap Semua Ukuran

19 Oktober 2026
Dari Modal Rp5 Juta, Pedagang Ayam Potong di Padang Bangkit dari Pandemi dan Rawat Istri Sakit

Dari Modal Rp5 Juta, Pedagang Ayam Potong di Padang Bangkit dari Pandemi dan Rawat Istri Sakit

17 Oktober 2026
Sempat Turun, Dolar Kembali Menguat ke Rp17.936

Tembus Rp18.000, Dolar AS Makin Mahal! Ini Pergerakannya Sepekan

16 Oktober 2026
Kaffah Aqiqah Padang Berawal dari Pengalaman Pribadi, Kini Layani Pesanan hingga Luar Negeri

Kaffah Aqiqah Padang Berawal dari Pengalaman Pribadi, Kini Layani Pesanan hingga Luar Negeri

15 Oktober 2026
Harga Emas Antam 29 Mei 2026 Naik, Ini Rincian Semua Ukuran

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Berikut Daftar Lengkap Semua Ukuran

12 Oktober 2026
Next Post
Video: Truk Bermuatan Kelapa Terbalik di Padang, Diduga Rem Blong

Video: Truk Bermuatan Kelapa Terbalik di Padang, Diduga Rem Blong

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Dicari Setelah Videonya Cegat Pengendara Viral, 2 Penagih Utang di Kota Solok Datangi Kantor Polisi

Dicari Setelah Videonya Cegat Pengendara Viral, 2 Penagih Utang di Kota Solok Datangi Kantor Polisi

15 Oktober 2026

Polisi Datangi Rumah Dua Pria yang Viral Mengadang Pengendara Motor di Kota Solok

Polisi Datangi Rumah Dua Pria yang Viral Mengadang Pengendara Motor di Kota Solok

14 Oktober 2026

Perempuan Asal Padang Pariaman yang Terjatuh di Air Terjun Robo Lima Puluh Kota Ditemukan Tewas

Perempuan Asal Padang Pariaman yang Terjatuh di Air Terjun Robo Lima Puluh Kota Ditemukan Tewas

16 Oktober 2026

Imam yang Cabuli 2 Anak Kandung di Sijunjung Ancam Tak Biayai Kuliah Korban jika Tolak Dicabuli

Imam yang Cabuli 2 Anak Kandung di Sijunjung Ancam Tak Biayai Kuliah Korban jika Tolak Dicabuli

14 Oktober 2026

Tinggal Sendiri, Pria di Tanah Datar Ditemukan Jadi Mayat, Diduga Sudah 5 Hari Meninggal

Tinggal Sendiri, Pria di Tanah Datar Ditemukan Jadi Mayat, Diduga Sudah 5 Hari Meninggal

15 Oktober 2026

Video: Final Sepak Bola Porprov Sumbar XVI 2026 Berakhir Ricuh, Pemain Terlibat Baku Hantam

Dua Final Porprov Sumbar 2026 Diwarnai Adu Jotos, Panitia Angkat Bicara

15 Oktober 2026

Gelapkan Uang Rp6,1 Miliar, Kasir Perusahaan di Padang Pariaman Diproses Hukum

Gelapkan Uang Rp6,1 Miliar, Kasir Perusahaan di Padang Pariaman Diproses Hukum

20 Oktober 2026

Berita Terkini

Video: Pengukuhan Gelar Datuak Rang Kayo Basa di Pasaman Diwarnai Penolakan

Video: Pengukuhan Gelar Datuak Rang Kayo Basa di Pasaman Diwarnai Penolakan

21 Oktober 2026

Pelajar SMP 14 Tahun Tabrak Pejalan Kaki Lansia di Dharmasraya, Korban Dirawat di Rumah Sakit

Pelajar SMP 14 Tahun Tabrak Pejalan Kaki Lansia di Dharmasraya, Korban Dirawat di Rumah Sakit

21 Oktober 2026

Penertiban Pedagang Pasar Raya Padang Ricuh, Lima Anggota Satpol PP Luka-Luka

Penertiban Pedagang Pasar Raya Padang Ricuh, Lima Anggota Satpol PP Luka-Luka

21 Oktober 2026

Truk Wingbox Bermuatan Produk Wings Group Terguling di Sawahlunto, Muatan Berserakan

Truk Wingbox Bermuatan Produk Wings Group Terguling di Sawahlunto, Muatan Berserakan

21 Oktober 2026

Akan Bawa 450 Liter Biosolar Subsidi ke Solok, Seorang Mekanik Ditangkap di Tanah Datar

Akan Bawa 450 Liter Biosolar Subsidi ke Solok, Seorang Mekanik Ditangkap di Tanah Datar

21 Oktober 2026

Kebakaran Hanguskan Workshop Mesin Sekolah di Tanah Datar

Video: Ricuh Penertiban Lapak Pedagang di Pasar Raya Padang, Petugas Dilempari Kursi dan Ban

21 Oktober 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.