“Sejauh ini tidak ditemukan bukti bahwa guru tersebut terlibat LGBT. Kami sudah meminta keterangan alumni dan murid sekolah itu. Mereka menyatakan bahwa guru tersebut tidak terindikasi LGBT. Meskipun demikian, hasil akhirnya kami serahkan ke Dinas Pendidikan dan BKD,” tutur Muslim.
Muslim menginformasikan bahwa DR merupakan guru berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerna (PPPK) paruh waktu. Ia menyebut bahwa DR dilantik sebagai PPPK paruh waktu pada Februari 2026. Sebelumnya, katanya, DR mengajar sebagai guru honorer di sekolah itu tujuh tahun.
“Dia juga alumni sekolah itu,” ucap Muslim.
Tokoh masyarakat Inderapura, Epi Syofyan, membenarkan bahwa SMA Negeri 1 Pancung Soal memberhentikan DR atas desakan masyarakat. Ia mengetahui hal itu karena menghadiri rapat yang menghasilkan keputusan pemberhentian sementara terhadap DR.
“Bukan hanya masyarakat yang ingin dia berhenti sebagai guru. Ketua KAN Inderapura juga ingin dia berhenti sebagai guru. Kata Ketua KAN, guru tersebut membuat malu nagari dengan kasus seperti itu,” ujar pengacara tersebut kepada Kabarminang.com.
Soal belum terbuktinya DR melakukan perbuatan homoseksual, Epi mengatakan bahwa bukti dibicarakan kalau pembahasannya berada pada ranah hukum pidana. Namun, dalam ranah sosial, katanya, DR sudah dianggap sebagai bagian dari LGBT karena dalam video penggerebekan yang beredar di Instagram, DR mengaku kepada para pemuda bahwa ia melakukan perbuatan asusila dengan seorang pria di dalam rumah pria tersebut di sebuah nagari di Kecamatan Linggo Sari Baganti. Video yang dimaksud oleh Epi ialah video penggerebekan beberapa pemuda terhadap seorang pria beberapa minggu yang lalu. Dalam video itu seorang pemuda menuduh pria tersebut melakukan hubungan seksual dengan pria lain di dalam rumah tempat penggerebekan itu.
Epi berharap kasus terus terang benderang. Ia mengatakan bahwa DR harus melaporkan para pemuda yang menggerebeknya tersebut ke kepolisian jika memang ia tidak melakukan perbuatan asusila sebagaimana dituduhkan pemuda. Jika DR tidak berani melapor, katanya, orang akan percaya bahwa DR memang bagian dari LGBT.
“Katanya dia akan melapor ke polres Kamis besok. Mari kita lihat apakah dia akan melapor,” ucap Epi.















