Kabarminang – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-IX Tingkat Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman Tahun 2026 resmi dimulai. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Camat Pariaman Utara, Jumat (10/7/2026), dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan membentuk generasi Qurani di Kota Pariaman.
Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Pariaman untuk mewujudkan Kota RISALAH, yakni kota yang masyarakatnya beriman, saleh, dan berakhlak.
“Dengan komitmen kami Wali Kota Pariaman bersama Wakil Wali Kota Pariaman serta didukung DPRD Kota Pariaman, insyaallah kita bisa menciptakan Kota Pariaman menjadi kota RISALAH. Kalau ini berjalan dengan baik, insyaallah Kota Pariaman akan jauh dari bencana,” ungkapnya.
Menurut Yota, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi media memperkuat syiar Islam agar nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi dalam kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi penerus yang memiliki pemahaman agama sekaligus berakhlak mulia.
“Kita sama-sama mengetahui, walaupun anak kita pintar dan hebat tetapi tidak adanya akhlak, itu tidak akan membawa ilmu yang bermanfaat. Oleh karena itu, dengan kegiatan keagamaan ini membentuk generasi muda untuk bersemangat belajar Al-Qur’an, serta akan lahir hafidz dan hafidzah di Kota Pariaman,” terangnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan MTQ sebagai ajang meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an. Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses pembinaan.
Yota berpesan kepada para qori dan qoriah yang berhasil meraih prestasi agar tidak cepat berpuas diri. Sebaliknya, peserta yang belum berhasil diminta tetap bersemangat karena kesempatan untuk berprestasi masih terbuka pada pelaksanaan MTQ di tahun-tahun berikutnya.
Sementara itu, Camat Pariaman Utara Dedi Masmudi mengatakan MTQ memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an. Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana membangun karakter masyarakat yang religius dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
“MTQ Tingkat Kecamatan Pariaman Utara tahun 2026 memperlombakan 5 cabang, yakni cabang Tilawah, Tartil, Tahfidz, MSQ dan Khotbah Jumat. MTQ ini dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 10 s/d 12 Juli 2026 dengan total peserta sebanyak 209 orang qori dan qoriah utusan dari 17 desa yang ada di Kecamatan Pariaman Utara,” tutupnya.
Pelaksanaan MTQ Ke-IX Tingkat Kecamatan Pariaman Utara dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 12 Juli 2026. Ratusan peserta akan bersaing pada lima cabang perlombaan sebagai bagian dari pembinaan tilawah, hafalan, serta pemahaman Al-Qur’an di tingkat kecamatan menuju pelaksanaan MTQ di jenjang yang lebih tinggi.
















