Kamis, September 10, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

DPRD Sumbar Soroti PAD Turun 8,73 Persen, Desak Pemprov Evaluasi Target dan Perkuat Kemandirian Fiskal

Mengki Kurniawan
Kamis, 10 September 2026 06:36
in DPRD Sumatera Barat
Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan-PKB DPRD Sumbar, Varel Oriano, dalam Pandangan Umum Fraksi pada Rapat Paripurna DPRD Sumbar di Padang, Senin (7/9/2026).

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan-PKB DPRD Sumbar, Varel Oriano, dalam Pandangan Umum Fraksi pada Rapat Paripurna DPRD Sumbar di Padang, Senin (7/9/2026).


Kabarminang – Fraksi PDI Perjuangan-PKB DPRD Sumatera Barat menyoroti masih rendahnya tingkat kemandirian fiskal daerah dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Sumbar Tahun Anggaran 2026.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan-PKB DPRD Sumbar, Varel Oriano, dalam Pandangan Umum Fraksi pada Rapat Paripurna DPRD Sumbar di Padang, Senin (7/9/2026).

Varel mengatakan APBD tidak semestinya hanya dipandang sebagai dokumen administrasi atau kumpulan angka keuangan daerah. Menurutnya, APBD merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus keputusan politik anggaran yang harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“APBD bukan sekadar kompilasi angka-angka statistik keuangan, melainkan manifestasi dari komitmen politik anggaran untuk keberpihakan kepada rakyat kecil, petani, nelayan, guru, serta pelaku UMKM,” ujar Varel.

Fraksi PDI Perjuangan-PKB menilai Perubahan APBD 2026 harus menjadi instrumen untuk memulihkan perekonomian masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

Namun, Varel yang juga bertugas di Komisi II DPRD Sumbar menyoroti struktur pendapatan daerah yang dinilai masih menunjukkan ketergantungan tinggi terhadap pemerintah pusat.

Berdasarkan data keuangan daerah, pendapatan yang bersumber dari transfer pemerintah pusat mengalami kenaikan sebesar 19,64 persen. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumbar justru mengalami penurunan sebesar 8,73 persen.

Menurut Varel, kondisi tersebut menunjukkan tingkat kemandirian fiskal Sumbar masih lemah. Ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat juga dinilai berisiko terhadap keberlanjutan pembiayaan pembangunan daerah.

“Kenaikan pendapatan APBD masih didominasi lonjakan pendapatan transfer dari pemerintah pusat. Ini membuktikan derajat kemandirian fiskal daerah kita masih sangat lemah,” tegas Varel.

Karena itu, Fraksi PDI Perjuangan-PKB mendorong Pemerintah Provinsi Sumbar lebih proaktif dan inovatif dalam menggali sumber-sumber PAD baru.

Fraksi tersebut juga meminta pemerintah provinsi memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kalkulasi dan dasar penetapan target pendapatan dalam Ranperda Perubahan APBD 2026.

Menurut mereka, evaluasi menyeluruh terhadap metode perhitungan target pendapatan perlu dilakukan agar angka yang ditetapkan lebih rasional, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain persoalan kemandirian fiskal, Fraksi PDI Perjuangan-PKB turut menyoroti rencana pengambilalihan retribusi wisata selancar atau surfing di Kabupaten Kepulauan Mentawai oleh Pemerintah Provinsi Sumbar.

Fraksi tersebut mengingatkan agar pengalihan kewenangan pemungutan retribusi itu disertai komitmen yang jelas untuk membangun infrastruktur penunjang pariwisata di Kepulauan Mentawai.

“Pengelolaan potensi ekonomi wisata selancar harus memberikan manfaat yang berkeadilan. Jangan sampai terjadi pengalihan sumber pendapatan tanpa kejelasan pembagian kewenangan, pelayanan, dan manfaat bagi masyarakat Mentawai,” ujar Varel.

Fraksi PDI Perjuangan-PKB menilai pembahasan Perubahan APBD 2026 menjadi momentum penting untuk memastikan kebijakan fiskal daerah tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memperkuat kemandirian daerah dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Sumatera Barat.


Tags: APBD 2026APBD PerubahanDPRD Sumbarkemandirian fiskalMentawaiPAD SumbarPDI Perjuangan-PKBretribusi wisataSumatera Barat

Berita Terkait

DPRD Sumbar Kawal Revisi Perda Pendidikan, Beasiswa dan BOSDA Jadi Fokus

DPRD Sumbar Kawal Revisi Perda Pendidikan, Beasiswa dan BOSDA Jadi Fokus

9 September 2026
DPRD Sumbar Siap Dukung Pemberdayaan Pemuda di Purus

DPRD Sumbar Siap Dukung Pemberdayaan Pemuda di Purus

7 September 2026
DPRD Sumbar Soroti Keracunan MBG Ratusan Siswa di Agam, Desak Evaluasi Total dan Sanksi Tegas

DPRD Sumbar Soroti Keracunan MBG Ratusan Siswa di Agam, Desak Evaluasi Total dan Sanksi Tegas

5 September 2026
Kabut Asap Selimuti Padang, DPRD Sumbar Minta Pemprov Siapkan Skema WFH dan Sekolah Daring

Kabut Asap Selimuti Padang, DPRD Sumbar Minta Pemprov Siapkan Skema WFH dan Sekolah Daring

4 September 2026
DPRD Sumbar Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR

DPRD Sumbar Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR

14 Agustus 2026
DPRD Sumbar Dukung Padang Bajamba, Dorong Kuliner Tradisional Jadi Kekuatan Budaya dan Kemanusiaan

DPRD Sumbar Dukung Padang Bajamba, Dorong Kuliner Tradisional Jadi Kekuatan Budaya dan Kemanusiaan

12 Agustus 2026
Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Mahasiswa UNP yang Dilaporkan Hilang Ditemukan di SPBU Solok, Begini Kondisinya

Mahasiswa UNP yang Dilaporkan Hilang Ditemukan di SPBU Solok, Begini Kondisinya

6 September 2026

Tabrakan dengan Truk di Dharmasraya, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Tabrakan dengan Truk di Dharmasraya, Pengendara Sepeda Motor Tewas

4 September 2026

Video: Motor Tabrakan dengan Odong-odong di Pesisir Selatan, Dua Orang Dilaporkan Tewas

Video: Motor Tabrakan dengan Odong-odong di Pesisir Selatan, Dua Orang Dilaporkan Tewas

3 September 2026

Penggembala di Tanah Datar Ditangkap Polisi karena Jual Dua Kerbau Titipan

Penggembala di Tanah Datar Ditangkap Polisi karena Jual Dua Kerbau Titipan

5 September 2026

Dituduh Larikan Istri Orang, Seorang Pria Dikeroyok 2 Orang di SPBU Lubuk Selasih Solok

Dituduh Larikan Istri Orang, Seorang Pria Dikeroyok 2 Orang di SPBU Lubuk Selasih Solok

7 September 2026

Pria di Sijunjung Diringkus Polisi karena Curi Tujuh Sepeda Motor

Pria di Sijunjung Diringkus Polisi karena Curi Tujuh Sepeda Motor

7 September 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.