Kabarminang — Bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Pesisir Selatan ke-78, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pesisir Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor bupati, Senin (20/4/2026) sore.
Koordinator aksi, Agis Mulya Akbar, mengatakan, gerakan tersebut dilakukan untuk memperingati hari jadi daerah agar tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan.
“Kami ingin menjadikan momentum ini sebagai bahan evaluasi. Kami mempertanyakan sejauh mana progres visi-misi bupati, seperti program Nagari Sehat dan Nagari Pandai,” ujarnya usai dihubungi Sumbarkita.
Selain menagih realisasi program unggulan, massa juga menyoroti lambatnya perbaikan infrastruktur pascabanjir, termasuk perbaikan jembatan. Mereka turut mengangkat isu lain seperti pendidikan, penertiban hewan ternak yang berkeliaran di jalan, hingga persoalan administrasi di tingkat kecamatan.
Agis menyebut, massa aksi merupakan gabungan mahasiswa dari berbagai kampus, di antaranya Universitas Negeri Padang dan Politeknik Negeri Padang.
“Aksi ini merupakan bentuk keresahan terhadap kondisi daerah, sehingga kami memutuskan untuk turun ke lapangan,” tambahnya.
Ia menegaskan, Aliansi Mahasiswa Pesisir Selatan berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pemerintah daerah agar program-program yang telah dijanjikan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
















