Meski tegas di lapangan, David menyatakan tetap mengedepankan sisi humanis dengan membenci perbuatan pelaku kriminal, tetapi tetap merangkul orangnya sebagai sesama manusia. Jika pelaku melakukan kejahatan karena faktor ekonomi mendesak, pihaknya sering memberikan solusi melalui restorative justice (RJ) atas kesepakatan dengan korban.
Popularitas Tim Klewang di media sosial diakui David sebagai bagian dari tuntutan dinas untuk menunjukkan transparansi kinerja kepolisian kepada khalayak ramai. Ia mengungkapkan bahwa ia terinspirasi melakukan hal itu dari polisi senior bernama Jacklyn Choppers. Ia melakukan hal itu agar masyarakat tahu bahwa polisi bekerja nyata dan merasa lebih aman dengan kehadiran polisi di dunia digital.
Perihal masuknya namanya dalam nominasi Hoegeng Award 2026, David pertama kali mengetahui hal itu dalam bulan ini. Ia mengaku tidak menyangka bahwa dirinya masuk menjadi 1 dari 15 nomine dari seribu lebih polisi yang diusulkan oleh masyarakat sebagai penerima Hoegong Award.
Dengan masuknya David sebagai calon penerima Hoegong Award, ia mencatatkan rekor sebagai polisi pertama di Sumbar calon penerima penghargaan bergengsi yang sudah digelar empat kali itu.
“Masuk 15 besar Hoegeng Award adalah kejutan bagi saya. Ini semua berkat usulan masyarakat yang menilai integritas kami dalam merespons publik secara cepat. Ini tanggung jawab besar yang harus saya tanggung seumur hidup,” ucapnya.
David memohon dukungan dan doa restu dari semua warga Kota Padang serta Sumbar agar terus istikamah dalam mengabdi.
“Penghargaan ini bukan tujuan utama, tetapi menjadi pengingat bagi saya untuk terus memberikan pelayanan terbaik tanpa pamrih kepada siapa pun yang membutuhkan pertolongan polisi,” tuturnya.
Kepala Polda Sumbar, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, mengatakan bahwa David merupakan nomine penerima Hoegeng Award kategori polisi berdedikasi.
















