Kabarminang — Seorang perempuan ditemukan oleh anaknya tewas dalam keadaan tergantung di kamar rumahnya di Kampung Madang, Korong Ladang Rimbo Timur, Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Kepala Polsek Sungai Geringging, Iptu Nevi, mengatakan bahwa perempuan tersebut berinisial SA (27 tahun), ibu rumah tangga. Ia menyebut bahwa korban tinggal di rumah itu dengan suaminya, anaknya yang masih berusia bawah lima tahun (balita), dan adik perempuannya, NR (12 tahun).
“Saat melihat ibunya tergantung pada seutas tali di atas kasur, anak korban langsung menangis. Tangisan anak tersebut didengar oleh NR. NR lalu masuk ke dalam kamar untuk melihat apa yang terjadi. Di kamar itu NR melihat leher kakaknya terlilit tali. NR lalu memanggil seorang tetangganya. NR dan tetangga tersebut kemudian masuk ke dalam kamar untuk melihat korban,” ujar Nevi.
Nevi mengatakan bahwa personel polsek mendatangi rumah tersebut sekitar pukul 13.00 WIB, lalu membawa korban ke Puskesmas Koto Bangko untuk divisum luar. Berdasarkan hasil visum, katanya, diketahui bahwa korban terbukti gantung diri dengan tanda khusus keluarnya cairan urin serta feses dan liur dari mulut.
“Petugas medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ucap Nevi.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Sungai Geringging, Aipda Fepi Hendri, mengatakan bahwa keluarga korban, suami dan orang tuanya, tidak bersedia mengotopsi jenazah korban. Ia menyebut bahwa keluarga menerima kematian korban dengan ikhlas sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut siapa pun atas kejadian itu.
Perihal penyebab korban bunuh diri, Fepi mengatakan bahwa menurut keluarga korban, korban diduga depresi karena masalah rumah tangga.
Fepi menceritakan bahwa sebelum ditemukan tergantung, korban bersama suaminya berangkat dari rumah mereka ke kampung suaminya di Korong Toboh Marunggai, Nagari Sikucur Barat, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, sekitar pukul 08.00 WIB. Pada pukul 10.00 WIB mereka kembali ke rumah mereka. Setelah itu, suaminya pergi untuk bekerja, sedangkan SA tinggal di rumah.
Beberapa jam setelah suaminya pergi bekerja, kata Fepi, adik korban mendengar suara anak korban menangis di dalam kamar. Saat itulah sang adik melihat kakaknya terbujur kaku tergantung pada seutas tali.


















