Kabarminang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada Senin (15/6/2026). Bahkan, beberapa daerah diperkirakan mengalami hujan disertai petir pada sore hingga malam hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau yang berlaku mulai Senin pukul 07.00 WIB hingga Selasa pukul 07.00 WIB, potensi hujan tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat dengan intensitas ringan hingga sedang.
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Kabupaten Solok, Sijunjung, Kota Sawahlunto, dan Kabupaten Dharmasraya. Keempat daerah tersebut diprakirakan berpotensi mengalami hujan yang disertai petir pada sore hari.
Selain itu, hujan juga diprakirakan terjadi di Kabupaten Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Padang, Solok Selatan, hingga Kepulauan Mentawai.
Sementara itu, sejumlah daerah seperti Bukittinggi, Payakumbuh, Padang Panjang, dan Kota Pariaman diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan pada pagi hingga siang hari. Namun, kondisi cuaca berpotensi berubah seiring meningkatnya pembentukan awan hujan pada sore hari.
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Barat pada Senin berkisar antara 18 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara juga relatif tinggi, yakni antara 66 hingga 100 persen, yang dapat mendukung terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.
Kota Padang diprakirakan memiliki suhu udara antara 27 hingga 29 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 95 persen. Sementara Kabupaten Solok dan Kota Solok menjadi wilayah dengan suhu terendah yang berkisar antara 21 hingga 30 derajat Celsius.
Melihat potensi hujan yang masih cukup merata, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menyiapkan perlengkapan pelindung hujan dan tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Pengguna jalan juga diminta berhati-hati saat melintas di kawasan perbukitan maupun jalur rawan genangan, terutama pada sore hingga malam hari ketika potensi hujan diprakirakan meningkat.
















