Kabarminang — Hujan deras yang mengguyur Korong Surantih, Nagari Lubuak Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, sejak Jumat (2/1/2026) pagi menyebabkan banjir pada Jumat sore. Banjir itu merendam permukiman warga. Warga membutuhkan evakuasi karena air terus meninggi.
Edi, warga Korong Surantih, menginformasikan bahwa luapan air sungai mulai memasuki rumah warga sejak siang hari. Ia menyebut bahwa ketinggian air bervariasi, dari selutut hingga mendekati pinggang orang dewasa.
Akibat banjir itu, kata Edi, aktivitas masyarakat lumpuh dan akses keluar masuk kawasan tersebut terganggu.
Dalam video yang beredar di grup WhatsApp terlihat bahwa sejumlah warga di Korong Surantih berusaha menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Sementara itu, sebagian warga lainnya bertahan di dalam rumah karena khawatir meninggalkan harta benda, terutama keluarga yang memiliki anak-anak dan lanjut usia.
Edi mengatakan bahwa banjir terjadi secara bertahap seiring dengan hujan yang tidak kunjung reda sejak pagi. Ia menyebut bahwa warga khawatir kondisi itu akan makin buruk jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
“Kami sangat membutuhkan bantuan evakuasi. Air sudah masuk ke rumah dan terus naik. Anak-anak dan orang tua mulai ketakutan,” ujar Edi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, Emri Nurman, membenarkan terjadinya kejadian banjir tersebut. Ia menyebut bahwa hujan dengan intensitas tinggi sejak pagi menjadi pemicu utama luapan air.
“Anggota BPBD saat ini sudah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi dan pendataan warga terdampak,” tutur Emri.
















