Kabarminang — Banjir melanda banyak nagari di Pesisir Selatan akibat hujan deras yang turun pada Jumat (2/1). Berdasarkan data yang dihimpun Kabarminang.com dari camat, terdapat 14 nagari yang kebanjiran di kabupaten tersebut.
Di Kecamatan Koto XI Tarusan, delapan nagari dilanda banjir. Camat setempat, Nurlaini, mengatakan bahwa delapan nagari itu ialah Duku Utara, Duku, Batu Hampa, Batu Hampa Selatan, Jinang Kampung Pansur, Kapuh Utara, Setara Nanggalo, dan Pulau Karam.
Meski banjir merendam permukiman warga, Nurlaini memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia juga mengatakan bahwa warga tidak mengungsi karena sebagian besar memilih bertahan di rumah masing-masing.
Selain itu, banjir menggenangi Jalan Padang-Bengkulu di Kampung Duku Selatan, Nagari Duku. Kepala Polsek Koto XI Tarusan, Irfan Iptu Irfan Chandra, mengatakan bahwa air sungai Batang Tarusan di lokasi itu meluap pada Jumat (2/1) sejak pukul 2.30 WIB akibat tingginya curah hujan. Akibat banjir itu, katanya, jalan tersebut tidak bisa dilewati oleh kendaraan karena ketinggian banjir lebih 1 meter.
Sehubungan dengan hal itu, Nurlaini mengatakan bahwa arus lalu lintas Padang–Bengkulu kembali normal pada pukul Sabtu (3/1) pukul 2.40 WIB setelah debit air berangsur surut.
Kini, kata Nurlaini, genangan air di permukiman warga berangsur surut seiring dengan menurunnya intensitas hujan.
Ia menyebut bahwa aparat kecamatan bersama pemerintah nagari terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi tetap aman. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena masih tedapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam beberapa hari ke depan, khususnya di wilayah rawan banjir dan bantaran sungai.
Sementara itu, di Kecamatan Batang Kapas, banjir merendam enam nagari. Camat setempat, Legiandru, mengatakan bahwa enam nagari itu ialah Teratak Tampatih IV Koto Mudiek, IV Koto Mudiek, Tuik IV Mudiek, Sungai Nyalo IV Koto Mudiek, IV Koto Hilie, dan Koto Nan Duo IV Koto Hilie. Ia menyebut bahwa ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga mencapai 1 meter di beberapa titik rendah yang berada dekat aliran sungai.
















