Kabarminang – Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian Agusra (59), warga yang dilaporkan hilang pada Senin (21/9/2026) malam setelah terseret banjir bandang atau galodo di Arosuka, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Khairul, mengatakan, hingga Kamis (24/9/2026) siang, keberadaan korban belum terdeteksi.
“Hari ini memasuki pencarian hari keempat, dan hingga siang ini korban belum berhasil kita temukan. Korban warga Jorong Pasar Usang Lubuk, Nagari Koto Gadang Guguak, Kabupaten Solok,” ujarnya kepada Sumbarkita.
Khairul menjelaskan, penyisiran difokuskan di area belakang Kantor Bupati Solok serta jalur dari Kantor Bupati menuju Pintu Angin dengan melibatkan 639 personel, terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP, PMI, instansi terkait, hingga relawan.
Ia mengimbau masyarakat di sekitar lintasan air untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih ada.
Diberitakan sebelumnya, 411 orang terdampak banjir bandang tersebut. Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Alber Fitri Eka Surya. Ia menyebut, data tersebut merupakan data per Rabu (23/9/2026) malam.
Ia merinci, warga terdampak tersebut terdiri dari 160 laki-laki dan 165 perempuan, serta terdapat kelompok rentan, yakni 38 lansia, 6 bayi, 39 balita, dan 3 ibu hamil.
“Dari pendataan kami, ada 411 warga yang terdampak. Dari jumlah itu, 53 Kepala Keluarga (KK) atau 183 jiwa saat ini masih mengungsi,” katanya.





















