Kabarminang – Agusral (59 tahun), warga Nagari Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, belum ditemukan setelah banjir bandang menerjang kawasan Kayuaro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, hingga Rabu (23/9/2026).
Anak Agusral, Aliffano Hazani alias Aza (26 tahun), meminta proses pencarian terhadap ayahnya dapat dilakukan secara maksimal dengan menambah personel dan memperluas area pencarian.
Aza mengatakan bahwa ia mendapat kabar mengenai banjir bandang di Jorong Kayuaro dari keponakan ayahnya melalui sambungan telepon. Saat itu Aza berada di Singkarak untuk bekerja sebagai pilot drone.
“Setelah mendengar kabar itu, saya langsung pulang ke kampung halaman untuk melihat kondisi kampung yang terkena banjir bandang serta mencari keberadaan ayah saya,” ujarnya kepada Kabarminang.com.
Setibanya di lokasi, Aza mengecek pondok tempat ayahnya tinggal di kawasan Laso, Jorong Kayuaro. Namun, ia tidak menemukan Agusral di lokasi tersebut.
Aza menginformasikan bahwa pondok itu selain menjadi tempat tinggal Agusral di kawasan itu juga digunakan untuk berladang. Selama dirinya bekerja di Singkarak dan adiknya bekerja di Padang, Agusral tinggal seorang diri di pondok tersebut.
“Ibu saya telah lama meninggal dunia. Biasanya ayah sering bersama teman-temannya yang juga berladang di kawasan tersebut. Namun, ketika banjir bandang terjadi, ayah sedang sendirian karena teman-temannya pergi ke bawah untuk mengantarkan bawang yang telah dipanen,” tuturnya.
Saat mengecek pondok tempat tinggalnya itu, pondok tersebut baik-baik saja tidak kena banjir bandang, Aza menemukan telepon seluler milik ayahnya masih berada di pondok dan dalam keadaan aktif.





















