Ia mengapresiasi petugas Basarnas yang menurutnya terus membantu melakukan pencarian meskipun jumlah personel yang berada di lokasi disebut sekitar sepuluh orang. Menurutnya, jumlah personel tersebut belum cukup untuk melakukan pencarian secara maksimal.
Aza juga meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Solok, dan semua pihak yang terlibat dalam penanganan bencana memberikan perhatian terhadap pencarian ayahnya.
“Setiap waktu sangat berarti bagi keluarga kami yang masih menunggu kepastian, padahal korban yang dicari itu tinggal ayah kami saja lagi. Kami tidak meminta apa-apa selain upaya pencarian yang maksimal dan kepastian untuk anak dan keluarga,” ucapnya.
Aza berterima kasih kepada seluruh tim pencarian, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, relawan, pemerintah daerah, dan warga yang telah membantu penanganan bencana.
“Kami masih menunggu. Kami masih berharap. Tolong bantu kami menemukan ayah kami,” katanya.





















