Kabarminang – Sejumlah orang tua siswa di Kota Padang mengeluhkan kembali dimulainya pembelajaran tatap muka di tengah kondisi udara yang masih terdampak kabut asap pada Senin (14/9/2026).
Siswa PAUD/TK, SD, hingga SMP di Kota Padang kembali berangkat ke sekolah setelah sebelumnya mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama tiga hari, sejak Rabu (9/9/2026) hingga Jumat (11/9/2026).
Keputusan untuk kembali menggelar pembelajaran tatap muka diambil Pemerintah Kota (Pemko) Padang setelah melakukan evaluasi kondisi udara. Selain itu, sekolah tatap muka kembali diberlakukan dengan mempertimbangkan persiapan siswa menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS).
Namun, keputusan tersebut mendapat keluhan dari sejumlah orang tua. Mereka menilai kabut asap yang menyelimuti Kota Padang pada Senin pagi masih cukup tebal dan dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan anak.
Warni (42), warga Jati, Kota Padang, mengatakan anaknya yang duduk di kelas 2 SMP telah kembali masuk sekolah. Menurutnya, kondisi kabut asap pada Senin pagi justru terlihat lebih tebal dibandingkan hari-hari sebelumnya.
“Anak saya sekarang sudah mulai masuk sekolah, padahal kabut asap tadi pagi sangat tebal, bahkan lebih tebal dari hari biasanya,” ujar Warni.
Keluhan serupa disampaikan Upik (46), warga Jati, Kecamatan Padang Timur. Ia mengaku khawatir karena anaknya yang duduk di kelas 5 SD sedang mengalami batuk.
Menurut Upik, kondisi tersebut membuat dirinya berharap kebijakan pembelajaran tatap muka kembali dipertimbangkan apabila kabut asap masih menyelimuti Kota Padang.
















