Kabarminang – Lapangan Tenis Karan Aur Kota Pariaman menjadi ruang pertemuan para pecinta tenis dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Sebanyak 30 tim komunitas ambil bagian dalam LahLah Fun Tennis Community 2026, turnamen yang mempertemukan petenis pemula usia muda hingga kalangan non-atlet, Sabtu (12/9/2026).
Turnamen tersebut bukan sekadar ajang mengejar kemenangan di lapangan. Dengan mengusung tema “Fun Match, Great Friends, Stronger Community”, kegiatan ini dirancang sebagai ruang silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring komunitas tenis di Sumatera Barat.
Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad. Kehadiran puluhan tim dari berbagai komunitas turut membuat aktivitas olahraga di Kota Pariaman semakin semarak, sekaligus membuka peluang olahraga menjadi bagian dari daya tarik wisata daerah.
Yota Balad mengatakan semakin banyaknya komunitas yang memilih Kota Pariaman sebagai lokasi kegiatan olahraga menunjukkan bahwa tenis memiliki potensi untuk terus dikembangkan, tidak hanya dari sisi pembinaan olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari pariwisata.
“Turnamen ini merupakan pertandingan ke empat yang dilaksanakan di Kota Pariaman. Sesuai dengan visi misi kami Balad-Mulyadi yang ingin menjadikan Kota Pariaman sebagai kota pariwisata, salah satu caranya adalah dengan meramaikan wisatanya melalui sport tourism dengan salah satu cabang olahraganya adalah olahraga tenis,” terang Yota.
Menurutnya, kegiatan olahraga yang menghadirkan peserta dari luar daerah memberikan dampak lebih luas bagi Kota Pariaman. Para peserta yang datang tidak hanya beraktivitas di arena pertandingan, tetapi juga berpotensi menikmati berbagai destinasi dan fasilitas wisata yang tersedia di kota tersebut.
Karena itu, penyelenggaraan turnamen komunitas seperti LahLah Fun Tennis Community dinilai memiliki dua sisi sekaligus. Di satu sisi menjadi wadah bagi masyarakat untuk berolahraga dan membangun relasi, sementara di sisi lain ikut memperkenalkan Pariaman sebagai daerah yang terbuka untuk kegiatan olahraga dan wisata.
Peserta yang didominasi petenis pemula dan kalangan non-atlet juga memberikan warna tersendiri dalam turnamen ini. Format tersebut membuat tenis tidak hanya identik dengan kompetisi atlet profesional, tetapi dapat berkembang sebagai olahraga rekreasi yang bisa dinikmati berbagai kalangan.
Bagi Kota Pariaman, geliat komunitas olahraga menjadi salah satu modal untuk mengembangkan sport tourism. Semakin banyak kegiatan olahraga yang digelar dan diikuti peserta dari luar daerah, semakin terbuka pula peluang terjadinya pergerakan wisatawan, termasuk untuk kuliner, akomodasi, maupun destinasi wisata.
LahLah Fun Tennis Community 2026 sekaligus menunjukkan bahwa lapangan olahraga dapat menjadi titik temu berbagai komunitas. Persahabatan dan pengalaman bermain bersama menjadi bagian penting dari kegiatan yang sejak awal memang mengedepankan suasana pertandingan yang menyenangkan.
Pemko Pariaman pun terus mendorong agar aktivitas olahraga dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata. Tenis menjadi salah satu cabang yang dinilai potensial untuk dikembangkan karena memiliki basis komunitas dan mampu mendatangkan peserta dari berbagai daerah.
Dengan hadirnya 30 tim komunitas se-Sumatera Barat, Lapangan Tenis Karan Aur tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga menjadi salah satu ruang yang mempertemukan olahraga, komunitas, dan pariwisata di Kota Pariaman.















