Minggu, Oktober 11, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Kabar Sumbar

Aparat, Birokrat hingga Politisi Disebut Terlibat dalam Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Rakyat Hanya Dapat Remah-Remah

Mengki Kurniawan
Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:42
in Kabar Sumbar
Foto: Dokumen Pemprov Sumbar

Foto: Dokumen Pemprov Sumbar

Share on FacebookShare on Twitter

Kabarminang – Tambang emas ilegal di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, disebut bukan lagi sekadar aktivitas masyarakat mencari penghidupan. Di balik pengerukan tanah dan sungai menggunakan alat berat, terdapat rantai bisnis yang disebut melibatkan pemodal besar hingga jaringan pengaman yang membuat aktivitas ilegal tersebut terus bertahan, sementara masyarakat kecil hanya menikmati sebagian kecil hasilnya dan lingkungan menanggung kerusakan.

Peneliti Tambang Emas Ilegal Universitas Andalas, Dewi Anggraini, mengatakan narasi tentang masyarakat yang terpaksa menambang karena alasan ekonomi kerap digunakan untuk melindungi bisnis yang sesungguhnya dikuasai pemodal besar. Menurutnya, keuntungan terbesar justru berada di tangan orang-orang yang memiliki modal dan mengendalikan operasional tambang.

“Masyarakat penambang skala bawah tidak pernah menikmati keuntungan besar. Mereka hanya mendapatkan remah-remah di tengah ancaman kerusakan lingkungan yang masif,” ujar Dewi yang juga merupakan Pakar Politik Lokal dan Lingkungan UNAND, Kamis (27/8/2026).

Berdasarkan hasil penelitian Dewi, pembagian hasil dalam bisnis tambang emas ilegal di Sijunjung telah membentuk pola yang relatif terstruktur. Investor atau pemilik modal disebut memperoleh porsi terbesar, mencapai sekitar 40 persen dari total pendapatan tambang.

“Pemilik modal yang menyediakan alat berat dan dana operasional mengambil porsi keuntungan paling dominan. Sementara itu, pemilik lahan hanya memperoleh sekitar 20 hingga 25 persen,” kata Dewi.

Di lapangan, posisi pekerja justru berada di bagian paling bawah dalam rantai tersebut. Dewi memperkirakan pekerja kasar atau operator mesin hanya memperoleh sekitar 20 persen. Bagian itu pun masih harus dibagi dengan pekerja operasional lainnya yang terlibat dalam aktivitas penambangan.

Artinya, masyarakat yang bekerja langsung menghadapi risiko di lokasi tambang bukanlah pihak yang menikmati keuntungan terbesar. Mereka berhadapan dengan risiko kecelakaan, kerusakan lingkungan, dan ketidakpastian hukum, sementara porsi keuntungan terbesar berada pada pemilik modal yang menguasai alat berat dan biaya operasional.

Rantai bisnisnya juga disebut jauh lebih panjang. Dewi mengatakan terdapat broker tambang, penyuplai bahan bakar minyak, hingga penampung atau toke emas yang berperan dalam mengalirkan hasil tambang ke pasar gelap. Jaringan tersebut membuat aktivitas pertambangan ilegal tidak berdiri sendiri, melainkan ditopang mata rantai ekonomi dari hulu hingga hilir.


halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Dewi AnggrainilingkunganpertambanganPETISijunjungSumatera BaratSumbartambang emas ilegalTambang IlegalUnand
ShareTweetPin

Berita Terkait

Warga Keluhkan Pelayanan RS Paru Sumatera Barat, dari Salah Obat hingga Tabung Oksigen Jatuh

Warga Keluhkan Pelayanan RS Paru Sumatera Barat, dari Salah Obat hingga Tabung Oksigen Jatuh

11 Oktober 2026
Perumahan Mewah Lumin Park Padang Berulang Diterjang Banjir, Izin Pembangunan dan Tata Ruang Didesak Diaudit

Perumahan Mewah Lumin Park Padang Berulang Diterjang Banjir, Izin Pembangunan dan Tata Ruang Didesak Diaudit

11 Oktober 2026
Video Sejumlah Pemuda Diduga Tawuran di Solok Beredar, Pemerintah Nagari Sebut Rekaman Lama

Video Sejumlah Pemuda Diduga Tawuran di Solok Beredar, Pemerintah Nagari Sebut Rekaman Lama

11 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Pasaman

Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Pasaman

11 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Padang Pariaman, Getaran Terasa hingga Padang

Gempa M 4.0 Guncang Pasaman, Ini Penjelasan BMKG

11 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Air Bangis Pasaman Barat, Ini Penjelasan BMKG

Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Pasaman

11 Oktober 2026
Next Post
Seorang Lansia di Padang Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya

Seorang Lansia di Padang Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Siswi SMK di Padang Panjang Tewas dalam Kecelakaan Mobil dengan Sepeda Motor

Siswi SMK di Padang Panjang Tewas dalam Kecelakaan Mobil dengan Sepeda Motor

5 Oktober 2026

Videonya Isap Sabu-Sabu Beredar, Janda Beranak Lima di Pesisir Selatan Dibawa Polisi

Videonya Isap Sabu-Sabu Beredar, Janda Beranak Lima di Pesisir Selatan Dibawa Polisi

7 Oktober 2026

Ombudsman: Kasus Pertalite Berendapan di Sumbar Tidak Selesai dengan Pemberian Kompensasi    ​

Ombudsman: Kasus Pertalite Berendapan di Sumbar Tidak Selesai dengan Pemberian Kompensasi   ​

4 Oktober 2026

Enam Polres di Sumatera Barat Punya Wakil Kapolres Baru

22 Kapolsek di 14 Polres di Sumatera Barat Dimutasi

30 September 2026

Remaja 14 Tahun di Bukittinggi Hilang Sejak 23 September 2026, Terakhir Pergi ke Warnet

Mayat Ditemukan di Ngarai Sianok Bukittinggi, Ternyata Remaja yang Hilang Sejak September

8 Oktober 2026

Pikap Tabrak Enam Mobil di Jalan Bukittinggi—Padang Panjang, Sopir Kabur

Pikap Tabrak Enam Mobil di Jalan Bukittinggi—Padang Panjang, Sopir Kabur

5 Oktober 2026

Hendak Mencuri, Pemuda di Pesisir Selatan Cabuli Penghuni Rumah

Hendak Mencuri, Pemuda di Pesisir Selatan Cabuli Penghuni Rumah

8 Oktober 2026

Berita Terkini

Warga Keluhkan Pelayanan RS Paru Sumatera Barat, dari Salah Obat hingga Tabung Oksigen Jatuh

Warga Keluhkan Pelayanan RS Paru Sumatera Barat, dari Salah Obat hingga Tabung Oksigen Jatuh

11 Oktober 2026

Perumahan Mewah Lumin Park Padang Berulang Diterjang Banjir, Izin Pembangunan dan Tata Ruang Didesak Diaudit

Perumahan Mewah Lumin Park Padang Berulang Diterjang Banjir, Izin Pembangunan dan Tata Ruang Didesak Diaudit

11 Oktober 2026

Video Sejumlah Pemuda Diduga Tawuran di Solok Beredar, Pemerintah Nagari Sebut Rekaman Lama

Video Sejumlah Pemuda Diduga Tawuran di Solok Beredar, Pemerintah Nagari Sebut Rekaman Lama

11 Oktober 2026

Cerita Penyintas Banjir Padang, Bertahan di Tengah Bencana Berulang

Cerita Penyintas Banjir Padang, Bertahan di Tengah Bencana Berulang

11 Oktober 2026

Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Pasaman

Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Pasaman

11 Oktober 2026

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Padang Pariaman, Getaran Terasa hingga Padang

Gempa M 4.0 Guncang Pasaman, Ini Penjelasan BMKG

11 Oktober 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.