Kabarminang – Seorang warga bernama Hendra alias Mayor (52) menjadi korban pengeroyokan oleh sekitar 20 orang di Pos 2 jalur pendakian Gunung Talang, kawasan Bukik Bulek, Nagari Kampung Batu Dalam, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok.
Pengeroyokan tersebut terjadi setelah Hendra menegur rombongan pendaki yang hendak naik gunung setelah batas waktu pendakian serta mengingatkan persoalan tumpukan sampah di kawasan tersebut pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 17.23 WIB.
Salah seorang pemuda setempat sekaligus rekan korban, Rivo Wahyu Aftindo (25), mengatakan persoalan bermula dari keresahan warga terhadap kondisi lingkungan di sepanjang jalur pendakian Gunung Talang.
Menurutnya, tumpukan sampah di kawasan tersebut semakin mengganggu dan bahkan berdampak terhadap lahan pertanian masyarakat di sekitar jalur pendakian.
“Sampah di jalur pendakian sudah sangat menumpuk dan memicu hama ulat yang merusak tanaman warga. Fasilitas sanitasi juga tidak memadai sehingga jalur menjadi kotor,” ujar Rivo kepada Sumbarkita, Senin (24/8/2026).
Tiga Hari Gotong Royong Bersihkan Sampah
Rivo menuturkan, sebelum pengeroyokan terjadi, Hendra bersama sejumlah pemuda setempat telah melakukan gotong royong membersihkan sampah selama tiga hari berturut-turut.
Aksi tersebut dilakukan secara swadaya karena warga menilai belum ada tindakan tegas dari pihak pengelola pos pendakian untuk mengatasi persoalan kebersihan.
Setelah membersihkan jalur hingga kawasan bawah Pos 2 pada Minggu sore, Hendra kemudian memeriksa kondisi di sekitar lokasi.
















