Kabarminang – Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengungkapkan bahwa Mabes Polri telah menunjuk pejabat baru untuk mengisi jabatan Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Sumbar. Pejabat tersebut berasal dari Polda Kalimantan Utara dan dijadwalkan akan dilantik dalam waktu dekat.
Penunjukan tersebut dilakukan setelah Polda Sumbar memutuskan tidak melantik pejabat yang sebelumnya ditetapkan untuk menduduki jabatan Kabiddokkes.
“Terkait dengan masalah ini, saya terus terang, secara terang-terang saya sampaikan bahwa setelah informasi yang muncul di media, kami lakukan tindakan tegas. Yang pertama, tidak melantik pejabat yang mendapatkan jabatan sebagai Kabiddokkes,” kata Djati kepada wartawan di Restaurant & Coworking Space, Rabu (5/8/2026).
Menurut Djati, setelah pembatalan pelantikan tersebut, pihaknya mengusulkan kepada Mabes Polri agar segera menunjuk pejabat pengganti.
“Saya usulkan kepada Mabes Polri untuk mencari penggantinya, dan alhamdulillah Mabes Polri sudah memberikan pengganti pejabat Kabiddokkes untuk wilayah Polda Sumatera Barat. Mungkin dalam waktu dekat akan kita lantik untuk mendapatkan jabatan sebagai Kabiddokkes,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Djati juga menyampaikan perkembangan penanganan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang polisi wanita (Polwan) di lingkungan Polda Sumbar. Ia menegaskan bahwa proses terhadap oknum yang diduga terlibat masih berlangsung.
“Oknum yang melakukan sampai dengan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ucapnya.
Djati mengatakan Polda Sumbar juga telah menerima permintaan dari pendamping korban yang berasal dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang agar penanganan perkara tersebut dibuka kembali. Menurutnya, permintaan itu dapat ditindaklanjuti apabila terdapat bukti baru yang mendukung proses hukum.
















