Kabarminang – Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Kota Padang, Sumatera Barat, pada 20 September 2026 ditiadakan karena kualitas udara belum membaik akibat paparan kabut asap.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Barat, Tasliatul Fuaddi, mengatakan, pembatalan kegiatan rutin tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman polusi.
Ia menyebutkan, keputusan itu juga sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat terkait penanganan dan antisipasi buruknya kualitas udara di wilayah Sumatera Barat.
“Keputusan ini didasarkan pada pemantauan berkala kondisi udara yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup sejak Minggu hingga Kamis pekan ini,” katanya kepada Sumbarkita, Sabtu (19/9/2026).
Menurut Fuaddi, berdasarkan hasil analisis data tersebut, indeks kualitas udara masih berada pada tingkat tidak sehat hingga masuk kategori berbahaya bagi aktivitas fisik luar ruangan.
Ia mengatakan, kepastian agenda mingguan CFD ditetapkan setiap Jumat guna memberikan jeda waktu yang cukup bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang akan berjualan di lokasi tersebut.
“Jangan sampai masyarakat UMKM sudah terlanjur membeli bahan makanan untuk dijual, lalu pembatalan baru diputuskan mendekati hari H,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas fisik berat di luar rumah selama kondisi udara belum menunjukkan perbaikan signifikan.




















