Kabarminang — Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menemui Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, di Jakarta pada Kamis (17/9/2026). Dalam pertemuan tersebut mereka membahas penguatan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) dan manajemen talenta.
Sejumlah agenda strategis pengelolaan ASN turut dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya penguatan SDM pegawai negeri sipil (PNS), manajemen talenta, penerapan sistem merit, pengembangan kompetensi, serta pengelolaan kinerja aparatur.
Hendri mengatakan bahwa pengelolaan SDM aparatur membutuhkan perencanaan yang terukur dan berkelanjutan dengan mempertimbangkan kompetensi, potensi, kinerja ASN, serta kebutuhan organisasi.
Menurut Hendri, manajemen talenta menjadi salah satu instrumen penting untuk memetakan dan mengembangkan potensi aparatur secara lebih terarah. Dengan demikian, penempatan dan pengembangan ASN dapat diselaraskan dengan kebutuhan organisasi serta kompetensi yang dimiliki.
“Penguatan SDM aparatur menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Kita ingin pengelolaan ASN dilakukan secara terarah, objektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Hendri.
Selain itu, mereka membahas penerapan sistem merit dalam manajemen ASN. Sistem tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan aparatur dilakukan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.
Pengembangan kompetensi ASN turut menjadi perhatian. Peningkatan kapasitas aparatur diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan tuntutan penyelenggaraan pemerintahan yang terus berkembang.
Hendri menegaskan bahwa Pemko Padang Panjang akan terus berkoordinasi dengan BKN dalam memperkuat tata kelola manajemen ASN. Koordinasi tersebut diharapkan dapat memastikan pengelolaan SDM aparatur berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kita ingin setiap ASN dapat berkembang sesuai kompetensi dan potensinya, sekaligus memberikan kontribusi optimal dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Hendri.
Menurut Hendri, penguatan manajemen ASN diarahkan untuk membangun birokrasi yang memiliki kapasitas dan kinerja sesuai kebutuhan pemerintahan serta mampu merespons tuntutan pelayanan masyarakat.
Pertemuan dengan Kepala BKN tersebut menjadi bagian dari langkah Pemko Padang Panjang dalam memperkuat manajemen ASN berbasis kompetensi, potensi, dan kinerja. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kualitas birokrasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Kuartini Deti Putri, serta sejumlah pemimpin organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.




















