Kabarminang – Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, melakukan pembongkaran empat bangkai kapal di sepanjang Sungai Batang Arau. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Selaju Sampan yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.
Lurah Batang Arau, Khosyi Mudhoffar, mengatakan bahwa pembongkaran bangkai kapal juga bertujuan menjaga kebersihan dan mendukung perawatan kawasan sungai.
“Mendukung acara Selaju Sampan yang merupakan rangkaian HJK Padang ke-357, kami salah satunya melakukan pembongkaran bangkai kapal yang ada di sepanjang jalur sungai yang nantinya digunakan untuk acara Selaju Sampan,” katanya pada Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara kolaboratif antara Kelurahan Batang Arau, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatra Barat.
“Tujuan dilakukannya pembongkaran kapal ini yaitu yang pertama itu untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Selaju Sampan, dan yang kedua itu melakukan perawatan dan menjaga kebersihan terhadap sungai. Kegiatan ini kita lakukan bersama Dinas PUPR dan juga bekerja sama dengan BWS V Sumatra Barat,” ujarnya.
Khosyi menyebutkan bahwa pembongkaran difokuskan terhadap empat bangkai kapal yang dinilai berpotensi mengganggu kelancaran dan keselamatan jalur pelaksanaan Selaju Sampan.
“Pembongkaran sudah kita lakukan mulai tanggal 15 Juli sampai tanggal 4 Agustus, dan itu ada 4 buah kapal yang kita lakukan pembongkaran dikarenakan memang kapal tersebut dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan kegiatan nantinya,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa sebelum pembongkaran dilakukan, pihak kelurahan telah menjalankan seluruh tahapan sesuai standar operasional prosedur (SOP), termasuk melakukan mediasi dan sosialisasi kepada pemilik bangkai kapal.
“Dalam melaksanakan pembongkaran kapal, kami melakukan mediasi dan sosialisasi kepada masyarakat pemilik bangkai kapal, dan juga kita membuat sebuah surat pernyataan untuk memastikan legalitas administrasi kegiatan yang kita lakukan,” katanya.
Menurutnya, proses pembongkaran berlangsung kondusif karena telah mendapatkan persetujuan dari para pemilik kapal dan masyarakat sekitar tanpa adanya unsur paksaan.
Kegiatan yang dimulai sejak 15 Juli 2026 itu ditargetkan selesai pada 4 Agustus 2026, atau sebelum dimulainya rangkaian acara HJK Kota Padang ke-357. Dengan dibersihkannya jalur Sungai Batang Arau, pelaksanaan Selaju Sampan diharapkan dapat berlangsung aman dan lancar.














