Kabarminang — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), meluncurkan Aksi Perubahan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) 2026 di Hall IKK Parit Malintang, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh peserta PKA yang akan mengimplementasikan aksi perubahan di unit kerja masing-masing.
Peluncuran aksi perubahan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mendorong terwujudnya birokrasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
JKA mengatakan, kegiatan tersebut menjadi tonggak penting dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi di lingkungan perangkat daerah. Inovasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya mempercepat reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, JKA memberikan apresiasi kepada seluruh peserta PKA yang telah melahirkan berbagai gagasan inovatif sebagai solusi atas tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, aksi perubahan tidak hanya menjadi bagian dari tahapan pelatihan, tetapi juga harus menjadi komitmen nyata aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat.
“Aksi perubahan harus menjadi budaya kerja baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Setiap inovasi yang dilahirkan hendaknya mampu menjawab berbagai persoalan pelayanan publik, meningkatkan efektivitas birokrasi, mempercepat proses kerja, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mendorong terciptanya birokrasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, memanfaatkan teknologi, serta menghasilkan pelayanan yang semakin efektif dan responsif. Karena itu, setiap inovasi yang telah diluncurkan diharapkan tidak berhenti pada tahap aktualisasi semata, tetapi terus dikembangkan secara berkelanjutan hingga menjadi bagian dari sistem kerja organisasi.
Peluncuran aksi perubahan tersebut merupakan bagian dari tahapan aktualisasi PKA yang bertujuan mencetak pemimpin birokrasi yang mampu memimpin perubahan melalui inovasi nyata di lingkungan kerja masing-masing.
Melalui implementasi aksi perubahan tersebut, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kinerja organisasi sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap berbagai inovasi yang telah diluncurkan dapat terus dikawal implementasinya agar memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja perangkat daerah, mempercepat reformasi birokrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta PKA juga memperkenalkan berbagai aksi perubahan yang dirancang berdasarkan kebutuhan dan persoalan di perangkat daerah masing-masing.
Berbagai inovasi tersebut berfokus pada pemanfaatan teknologi informasi, penyederhanaan proses bisnis, penguatan koordinasi antarperangkat daerah, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Salah satu inovasi yang turut diluncurkan adalah SIPAGA (Sistem Informasi Pergeseran Anggaran) yang dikembangkan oleh Pejabat Administrator Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Padang Pariaman, Fajir Muhammad Sawky. Inovasi digital tersebut dirancang untuk mempercepat proses pengajuan pergeseran anggaran sehingga lebih transparan, akuntabel, terdokumentasi secara elektronik, dan mudah dipantau.
















