Kabarminang – Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Padang Koto Gadang menuju Matur di kawasan Labuah Sampiak, Jorong Gunggun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tampak memprihatinkan setelah diterjang longsor pada Rabu (24/6/2026).
Berdasarkan foto yang beredar, sebagian badan jalan terlihat menggantung di tepi jurang dengan permukaan aspal terputus akibat amblas yang diperkirakan mencapai kedalaman 15 meter.
Kerusakan jalan tampak membelah sebagian badan ruas. Material tanah dan aspal runtuh ke bagian bawah lereng, menyisakan jalur sempit yang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua secara bergantian. Sejumlah pengendara terlihat tetap nekat melintasi titik rawan tersebut dengan kehati-hatian tinggi.
Di sekitar lokasi juga terlihat alat berat mulai disiagakan untuk mendukung proses penanganan darurat. Sementara di sisi lain, lereng perbukitan yang mengapit jalan memperlihatkan bekas longsoran tanah yang masih rawan mengalami pergerakan susulan.
Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah III Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumatera Barat, Febie Yandra, mengatakan saat ini pemerintah tengah melakukan upaya penanganan sementara agar jalur tersebut segera dapat dilalui dengan aman.
“Saat ini kami sedang melakukan penanganan sementara di lokasi. Target kami dalam tiga hari ini diupayakan agar jalan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan dengan aman,” ujar Febie, Minggu (28/6/2026).
Longsor yang dipicu tingginya curah hujan itu menyebabkan kendaraan roda empat tidak lagi dapat melintasi jalur tersebut. Putusnya akses utama ini juga berdampak pada aktivitas masyarakat karena kendaraan logistik dan warga harus memutar menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh.
Kondisi tersebut juga dinilai menghambat distribusi hasil pertanian serta pasokan kebutuhan pokok menuju wilayah Palembayan.
















