Kabarminang – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau tetap kuat pada awal Juni 2026. Berdasarkan data yang dipublikasikan melalui laman Logam Mulia, Senin (1/6/2026), harga emas Antam bertahan di level Rp2.799.000 per gram.
Posisi tersebut tidak berubah dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga emas Antam sebelumnya sempat melonjak Rp25.000 per gram pada Sabtu (30/5/2026), setelah sehari sebelumnya juga naik Rp20.000 per gram.
Meski masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) sebesar Rp3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026, harga emas saat ini tetap menunjukkan tren positif.
Sepanjang tahun berjalan, harga emas Antam telah mengalami kenaikan sekitar 12,5 persen. Sebagai perbandingan, pada 1 Januari 2026 harga emas Antam masih berada di level Rp2.488.000 per gram.
Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam pada Senin (1/6/2026) juga tidak mengalami perubahan dan bertahan di level Rp2.609.000 per gram.
Bagi investor yang berencana menjual kembali emas batangan ke Antam, perlu memperhatikan ketentuan perpajakan yang berlaku. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi non-NPWP.
Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi buyback yang diterima penjual.
Daftar Harga Emas Antam 1 Juni 2026
Berikut harga emas batangan Antam yang tercatat pada Senin (1/6/2026), belum termasuk pajak:
- 0,5 gram: Rp1.449.500
- 1 gram: Rp2.799.000
- 2 gram: Rp5.538.000
- 3 gram: Rp8.282.000
- 5 gram: Rp13.770.000
- 10 gram: Rp27.485.000
- 25 gram: Rp68.587.000
- 50 gram: Rp137.095.000
- 100 gram: Rp274.112.000
- 250 gram: Rp685.015.000
- 500 gram: Rp1.369.820.000
- 1.000 gram: Rp2.739.600.000
Kenaikan harga emas sepanjang 2026 menunjukkan bahwa logam mulia masih menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati, terutama di tengah dinamika ekonomi global dan pergerakan pasar keuangan yang cenderung fluktuatif. Dengan harga yang masih berada di bawah level tertinggi tahun ini, investor akan terus mencermati arah pergerakan emas dalam beberapa pekan mendatang.















