Selasa, Juli 14, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Psikolog: Fenomena LGBT di Sumbar Mengkhawatirkan, Dipicu Fatherless hingga Konflik Orang Tua

Mengki Kurniawan
Sabtu, 30 Mei 2026 16:45
in Kabar Sumbar

Kabarminang – Ketua Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Sumatra Barat, Fitri Effendy menyebut bahwa perkembangan kasus LGBT di Sumbar saat ini sudah berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menjadi penanggap dalam Webinar Internasional BP2DIM ke-III bertema Peranan ABS-SBK dalam Menangkal Maraknya LGBT dan Kerusakan Moral di Minangkabau yang digelar secara daring pada Sabtu (30/5/2026) mulai pukul 08.30 WIB.

Fitri Effendy yang juga memimpin perkumpulan Peduli Anak Nagari (PADAN) menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dihimpun organisasinya, laporan terkait penyimpangan seksual ini masuk hampir setiap bulan. Menurut pengalamannya mendampingi kasus ini selama 15 tahun, mayoritas perilaku LGBT tersebut dipicu oleh riwayat kekerasan seksual yang dialami korban di masa lalu.

“Kami menerima laporan kasus hampir setiap bulan. Jika diakumulasikan, jumlah kasus kekerasan seksual yang berujung pada perilaku LGBT ini bisa mencapai ratusan kasus setiap tahunnya di Sumatra Barat,” kata Fitri.

Lebih lanjut, Fitri Effendy membeberkan salah satu studi kasus berskala besar yang pernah ditanganinya di salah satu kabupaten di Sumbar untuk menggambarkan betapa masifnya ancaman ini. Dalam kasus tersebut, tercatat ada satu orang pelaku dewasa yang berhasil menyimpangkan dan menyodomi puluhan anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya.

“Saya pernah menangani langsung satu kasus besar di sebuah kabupaten di Sumbar, di mana satu orang pelaku tega mencabuli 68 anak. Korban paling muda bahkan baru berusia 1,5 tahun. Tragisnya, dari puluhan korban itu, empat anak di antaranya kini terdeteksi telah berubah menjadi pelaku atau predator baru,” ujar Fitri Effendy.

Melihat fakta di lapangan, Fitri Effendy menegaskan bahwa tren usia pelaku maupun korban LGBT kini telah mengalami pergeseran yang sangat drastis dan tidak lagi didominasi oleh kelompok usia remaja atau dewasa. Berdasarkan temuan terbaru di lapangan, perilaku penyimpangan seksual ini sudah merambah dan ditemukan pada anak-anak di tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Taman Kanak-Kanak (TK).

“Isu LGBT ini sudah masuk ke tingkat SD dan TK. Seminggu yang lalu, kami menemukan lima kasus anak SD. Kronologinya, seorang anak kelas 5 SD menjadi korban dari orang dewasa, lalu dia menularkan perilaku salah tersebut kepada empat orang temannya yang masih duduk di kelas 1, 2, dan 3 SD,” ungkap Fitri Effendy.

Di hadapan peserta webinar, Fitri Effendy juga menerangkan kondisi psikologis dan medis dari para korban anak tersebut yang beberapa di antaranya sudah meniru aktivitas seksual orang dewasa. Dirinya mengingatkan agar masyarakat melihat fenomena pada anak ini dari kacamata medis, karena stimulasi pada area sensitif anak bisa merekam memori biologis yang berbahaya bagi perkembangannya.

“Dari lima anak SD yang kami dampingi kemarin, dua di antaranya bahkan sudah saling melakukan tindakan seksual. Secara medis, jika area sensitif anak sengaja diganggu atau dirangsang, itu akan menimbulkan sensasi tertentu bagi mereka, dan ingatan biologis inilah yang berbahaya jika dibiarkan,” tutur Fitri Effendy.

Terkait akar penyebab masalah, Fitri Effendy memaparkan hasil penelusuran psikologis yang menunjukkan bahwa kerapuhan ruang domestik atau keluarga menjadi alasan utama mengapa anak-anak sangat rentan terpengaruh arus LGBT. Berdasarkan analisis klinis, ada tiga faktor utama yang membuat anak mencari pelarian di luar rumah, yaitu kondisi fatherless atau hilangnya sosok ayah, keluarga yang retak (broken home), serta tingginya intensitas konflik antara orang tua.

“Anak-anak ini rentan terpengaruh karena mereka tidak mendapatkan ketenangan di rumah. Faktor utamanya adalah kurangnya perhatian dari sosok ayah, perceraian, atau orang tua yang sering bertengkar sehingga anak mencari kenyamanan yang keliru di luar rumah,” jelas Fitri Effendy.

Fitri Effendy memberikan imbauan keras sekaligus mengoreksi pola pikir orang tua zaman sekarang yang dinilainya sering kali lengah dan salah kaprah dalam mengawasi pertemanan anak. Dirinya meminta para orang tua di Minangkabau untuk tidak lagi merasa aman secara semu hanya karena anak mereka beraktivitas dengan sesama jenis.

“Dulu orang tua takut kalau anak laki-lakinya pergi dengan perempuan. Sekarang polanya harus diubah, orang tua justru harus sangat waspada jika mendapati anaknya hanya mau menghabiskan waktu dengan teman yang sesama jenis kelamin. Jangan abai, bentengi anak-anak kita sejak dini di dalam rumah,” pungas Fitri Effendy.


Tags: Fitri EffendyIPK Indonesiakekerasan seksual anakkeluargaLGBTMinangkabauPendidikan Anakperlindungan anakSumbarWebinar BP2DIM

Berita Terkait

Diduga Tempat Prostitusi, Panti Pijat di Padang Digerebek, Tiga Perempuan Diamankan

Diduga Tempat Prostitusi, Panti Pijat di Padang Digerebek, Tiga Perempuan Diamankan

14 Juli 2026
Padang Fashion Summit 2026 Siap Digelar, Jadi Ajang Promosi Kain Tradisional Minangkabau

Padang Fashion Summit 2026 Siap Digelar, Jadi Ajang Promosi Kain Tradisional Minangkabau

14 Juli 2026
Wali Kota Payakumbuh: Kehadiran Ayah di Sekolah Bangun Percaya Diri dan Semangat Belajar Anak

Wali Kota Payakumbuh: Kehadiran Ayah di Sekolah Bangun Percaya Diri dan Semangat Belajar Anak

14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Temukan Tiga Bom Rakitan yang Belum Meledak

Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Temukan Tiga Bom Rakitan yang Belum Meledak

14 Juli 2026
Diduga Tertekan Akibat Bullying, Siswa MAN 3 Padang Rakit Bom dan Ledakkan di Kelas

Diduga Tertekan Akibat Bullying, Siswa MAN 3 Padang Rakit Bom dan Ledakkan di Kelas

14 Juli 2026
Suara Ledakan Keras Guncang MAN 3 Padang Saat Jam Belajar, Diduga Bom Rakitan

Suara Ledakan Keras Guncang MAN 3 Padang Saat Jam Belajar, Diduga Bom Rakitan

14 Juli 2026
Next Post
Video: Penemuan Mayat Pria Diduga Bundir di Tanah Datar

Video: Penemuan Mayat Pria Diduga Bundir di Tanah Datar

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 12 April 2026: Berawan hingga Udara Kabur

12 April 2026

Heboh! Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Bawah Flyover BIM Padang Pariaman

Heboh! Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Bawah Flyover BIM Padang Pariaman

8 Juli 2026

Dipacari Pria Beristri, Siswi SMP di Padang Pariaman Disetubuhi Tiga Kali

Dipacari Pria Beristri, Siswi SMP di Padang Pariaman Disetubuhi Tiga Kali

7 Juli 2026

Warga Solok Selatan Bunuh Pemandu Lagu di Dharmasraya

Warga Solok Selatan Bunuh Pemandu Lagu di Dharmasraya

14 Juli 2026

Polisi Gerebek Rumah di Tanah Datar, 1 Pengedar dan 2 Kurir Narkoba Ditangkap

Polisi Gerebek Rumah di Tanah Datar, 1 Pengedar dan 2 Kurir Narkoba Ditangkap

8 Juli 2026

Motor Bonceng Tiga Tabrak Penyeberang Jalan di Payakumbuh, Satu Orang Tewas

Motor Bonceng Tiga Tabrak Penyeberang Jalan di Payakumbuh, Satu Orang Tewas

10 Juli 2026

PNS Tewas Ditabrak Motor yang Dikendarai Tiga Pelajar Berboncengan di Payakumbuh

PNS Tewas Ditabrak Motor yang Dikendarai Tiga Pelajar Berboncengan di Payakumbuh

10 Juli 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.