Sabtu, Agustus 29, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Psikolog: Fenomena LGBT di Sumbar Mengkhawatirkan, Dipicu Fatherless hingga Konflik Orang Tua

Mengki Kurniawan
Sabtu, 30 Mei 2026 16:45
in Kabar Sumbar

Kabarminang – Ketua Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Sumatra Barat, Fitri Effendy menyebut bahwa perkembangan kasus LGBT di Sumbar saat ini sudah berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menjadi penanggap dalam Webinar Internasional BP2DIM ke-III bertema Peranan ABS-SBK dalam Menangkal Maraknya LGBT dan Kerusakan Moral di Minangkabau yang digelar secara daring pada Sabtu (30/5/2026) mulai pukul 08.30 WIB.

Fitri Effendy yang juga memimpin perkumpulan Peduli Anak Nagari (PADAN) menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dihimpun organisasinya, laporan terkait penyimpangan seksual ini masuk hampir setiap bulan. Menurut pengalamannya mendampingi kasus ini selama 15 tahun, mayoritas perilaku LGBT tersebut dipicu oleh riwayat kekerasan seksual yang dialami korban di masa lalu.

“Kami menerima laporan kasus hampir setiap bulan. Jika diakumulasikan, jumlah kasus kekerasan seksual yang berujung pada perilaku LGBT ini bisa mencapai ratusan kasus setiap tahunnya di Sumatra Barat,” kata Fitri.

Lebih lanjut, Fitri Effendy membeberkan salah satu studi kasus berskala besar yang pernah ditanganinya di salah satu kabupaten di Sumbar untuk menggambarkan betapa masifnya ancaman ini. Dalam kasus tersebut, tercatat ada satu orang pelaku dewasa yang berhasil menyimpangkan dan menyodomi puluhan anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya.

“Saya pernah menangani langsung satu kasus besar di sebuah kabupaten di Sumbar, di mana satu orang pelaku tega mencabuli 68 anak. Korban paling muda bahkan baru berusia 1,5 tahun. Tragisnya, dari puluhan korban itu, empat anak di antaranya kini terdeteksi telah berubah menjadi pelaku atau predator baru,” ujar Fitri Effendy.

Melihat fakta di lapangan, Fitri Effendy menegaskan bahwa tren usia pelaku maupun korban LGBT kini telah mengalami pergeseran yang sangat drastis dan tidak lagi didominasi oleh kelompok usia remaja atau dewasa. Berdasarkan temuan terbaru di lapangan, perilaku penyimpangan seksual ini sudah merambah dan ditemukan pada anak-anak di tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Taman Kanak-Kanak (TK).

“Isu LGBT ini sudah masuk ke tingkat SD dan TK. Seminggu yang lalu, kami menemukan lima kasus anak SD. Kronologinya, seorang anak kelas 5 SD menjadi korban dari orang dewasa, lalu dia menularkan perilaku salah tersebut kepada empat orang temannya yang masih duduk di kelas 1, 2, dan 3 SD,” ungkap Fitri Effendy.

Di hadapan peserta webinar, Fitri Effendy juga menerangkan kondisi psikologis dan medis dari para korban anak tersebut yang beberapa di antaranya sudah meniru aktivitas seksual orang dewasa. Dirinya mengingatkan agar masyarakat melihat fenomena pada anak ini dari kacamata medis, karena stimulasi pada area sensitif anak bisa merekam memori biologis yang berbahaya bagi perkembangannya.

“Dari lima anak SD yang kami dampingi kemarin, dua di antaranya bahkan sudah saling melakukan tindakan seksual. Secara medis, jika area sensitif anak sengaja diganggu atau dirangsang, itu akan menimbulkan sensasi tertentu bagi mereka, dan ingatan biologis inilah yang berbahaya jika dibiarkan,” tutur Fitri Effendy.

Terkait akar penyebab masalah, Fitri Effendy memaparkan hasil penelusuran psikologis yang menunjukkan bahwa kerapuhan ruang domestik atau keluarga menjadi alasan utama mengapa anak-anak sangat rentan terpengaruh arus LGBT. Berdasarkan analisis klinis, ada tiga faktor utama yang membuat anak mencari pelarian di luar rumah, yaitu kondisi fatherless atau hilangnya sosok ayah, keluarga yang retak (broken home), serta tingginya intensitas konflik antara orang tua.

“Anak-anak ini rentan terpengaruh karena mereka tidak mendapatkan ketenangan di rumah. Faktor utamanya adalah kurangnya perhatian dari sosok ayah, perceraian, atau orang tua yang sering bertengkar sehingga anak mencari kenyamanan yang keliru di luar rumah,” jelas Fitri Effendy.

Fitri Effendy memberikan imbauan keras sekaligus mengoreksi pola pikir orang tua zaman sekarang yang dinilainya sering kali lengah dan salah kaprah dalam mengawasi pertemanan anak. Dirinya meminta para orang tua di Minangkabau untuk tidak lagi merasa aman secara semu hanya karena anak mereka beraktivitas dengan sesama jenis.

“Dulu orang tua takut kalau anak laki-lakinya pergi dengan perempuan. Sekarang polanya harus diubah, orang tua justru harus sangat waspada jika mendapati anaknya hanya mau menghabiskan waktu dengan teman yang sesama jenis kelamin. Jangan abai, bentengi anak-anak kita sejak dini di dalam rumah,” pungas Fitri Effendy.


Tags: Fitri EffendyIPK Indonesiakekerasan seksual anakkeluargaLGBTMinangkabauPendidikan Anakperlindungan anakSumbarWebinar BP2DIM

Berita Terkait

50 Perajin Payakumbuh Ikuti Program Ekraf Peduli, Produk Sulam dan Anyam Dibidik Pasar Global

50 Perajin Payakumbuh Ikuti Program Ekraf Peduli, Produk Sulam dan Anyam Dibidik Pasar Global

29 Agustus 2026
Tambang Emas Ilegal di Solok Ancam Lingkungan dan Warga, Polda Sumbar Diminta Bertindak

WALHI Sebut Tambang Emas Ilegal di Sumbar Terang-terangan, Penindakan Aparat Dinilai Belum Sentuh Aktor Utama

29 Agustus 2026
Wali Kota Pariaman Tinjau Program Bedah Rumah, 609 Warga Dapat BSPS pada 2026

Wali Kota Pariaman Tinjau Program Bedah Rumah, 609 Warga Dapat BSPS pada 2026

29 Agustus 2026
Organ Tunggal di Pasaman Barat Disorot, Warga Keluhkan Tarian Erotis hingga Dugaan Miras

Organ Tunggal di Pasaman Barat Disorot, Warga Keluhkan Tarian Erotis hingga Dugaan Miras

29 Agustus 2026
Aktivitas Stockpile Batubara di Pesisir Selatan Disorot, Pengamat Minta Audit Lingkungan

Warga Balai Sinayan Lumpo Pesisir Selatan Adukan Rencana Tambang Batubara PT PPC ke WALHI Sumbar

29 Agustus 2026
Perumda Air Minum Padang Tata Jaringan Pipa, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak Gangguan

Perumda Air Minum Padang Tata Jaringan Pipa, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak Gangguan

29 Agustus 2026
Next Post
Video: Penemuan Mayat Pria Diduga Bundir di Tanah Datar

Video: Penemuan Mayat Pria Diduga Bundir di Tanah Datar

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Viral Video Mesum Diduga ASN Pemprov Sumbar di Ruang Kerja, Ini Kata Sekda

Viral Video Mesum Diduga ASN Pemprov Sumbar di Ruang Kerja, Ini Kata Sekda

24 Agustus 2026

Anak Butuh ASI, Tersangka Korupsi Dana Nagari Rp382 Juta di Solok Dialihkan Jadi Tahanan Kota

Anak Butuh ASI, Tersangka Korupsi Dana Nagari Rp382 Juta di Solok Dialihkan Jadi Tahanan Kota

26 Agustus 2026

Tegur Pendaki Gunung Talang Buang Sampah dan Lewati Jam Malam, Warga Solok Dikeroyok Puluhan Orang

Tegur Pendaki Gunung Talang Buang Sampah dan Lewati Jam Malam, Warga Solok Dikeroyok Puluhan Orang

24 Agustus 2026

Bayi 40 Hari di Solok Meninggal karena Sesak Napas, Keluarga Sebut Tak Dapat Pelayanan di Puskesmas

Bayi 40 Hari di Solok Meninggal Diduga Tak Dapatkan Penanganan Medis, Puskesmas Bantah Tudingan

24 Agustus 2026

Perempuan 21 Tahun Bawa 1,01 Kg Sabu ke BIM, Ditangkap di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi

Perempuan 21 Tahun Bawa 1,01 Kg Sabu ke BIM, Ditangkap di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi

27 Agustus 2026

Pemprov Sumbar Akui PNS yang Berbuat Mesum di Ruang Kerja di Video Viral Pejabatnya

Ketahuan Berbuat Mesum di Ruang Kerja, Pejabat Pemprov Sumbar Mengundurkan Diri

25 Agustus 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.