Kabarminang – Pemerintah Kota Pariaman menggelar Rapat Teknis Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 di Aula Balaikota Pariaman, Senin (25/5). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad itu menargetkan lompatan prestasi pada ajang kompetisi inovasi daerah tingkat nasional tersebut.
Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan bahwa Kota Pariaman memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan dalam ajang IGA tingkat nasional.
Ia menyebutkan, Kota Pariaman telah empat kali meraih piala dan piagam penghargaan IGA Award, yakni pada 2020, 2021, 2023, dan 2024 dengan predikat Kota Sangat Inovatif.
“Bahkan pada tahun 2021 dan 2023, Pariaman berhasil masuk 10 besar kota terinovatif se-Indonesia dengan menduduki peringkat ke-9 dan ke-8 nasional,” ujarnya.
Namun, berdasarkan evaluasi IGA Tahun 2025, Kota Pariaman mengirimkan sebanyak 94 inovasi dan berada pada predikat “Inovatif” di peringkat 32 nasional.
Menurut Yota, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk melakukan percepatan agar Kota Pariaman kembali masuk jajaran daerah paling inovatif di Indonesia.
Untuk itu, ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bergerak optimal dalam menyiapkan inovasi yang akan diikutsertakan pada IGA 2026.
“Kita menargetkan setiap OPD mengirimkan minimal 10 inovasi dan setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) mengirimkan lima inovasi yang sudah diimplementasikan sepanjang tahun 2025,” katanya.
Ia menegaskan, target tersebut tidak hanya mengejar jumlah inovasi, tetapi juga kualitas dan tingkat kematangan inovasi yang diajukan.
“Skor kematangan inovasi harus tinggi, minimal bernilai 100,” tambahnya.
Rapat teknis tersebut menjadi langkah awal rangkaian persiapan IGA 2026 di Kota Pariaman. Pemko Pariaman optimistis melalui persiapan yang matang dan terstruktur, gerakan inovasi daerah dapat meningkatkan efisiensi birokrasi dan kualitas pelayanan publik sekaligus mengantarkan Kota Pariaman kembali meraih predikat terbaik dalam ajang IGA nasional.
















