Kabarminang – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan bahwa kegiatan Jambore Kader PKK merupakan sarana untuk mengasah kemampuan serta meningkatkan kualitas kader PKK agar mampu melahirkan berbagai inovasi baru demi menciptakan kader unggul dan berprestasi.
Hal itu disampaikan Yota Balad saat membuka kegiatan “Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Kota Pariaman Tahun 2026” yang digelar di Aula Balaikota Pariaman, Minggu (5/7/2026).
Menurutnya, jambore tidak hanya menjadi ajang peningkatan kemampuan kader, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, membangun interaksi sosial, menumbuhkan inovasi, serta mendorong prestasi para kader PKK.
“Manfaatkan momentum ini sebaik mungkin agar lahir kader-kader yang unggul dan siap terjun langsung ke lapangan,” ujar Yota Balad.
Ia juga meminta seluruh camat dan Ketua TP PKK Kecamatan di Kota Pariaman untuk terus memberikan dukungan serta motivasi kepada para kader agar mampu menciptakan inovasi yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Yota Balad mencontohkan inovasi dalam pengelolaan dan pengolahan sampah yang dapat memberikan manfaat sekaligus memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.
“Saya berharap lahir inovasi dan prestasi yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan harapannya agar kompetisi tersebut dapat melahirkan kader-kader terbaik yang siap bersaing pada tingkat provinsi.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Pariaman, Yosneli Balad, mengatakan kegiatan jambore bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana pembinaan, peningkatan kapasitas, berbagi pengalaman, mempererat persaudaraan, serta memperkuat komitmen dalam menggerakkan 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Kita Wujudkan Kader PKK yang Handal dan Berprestasi Menuju Terciptanya Kemandirian Organisasi”, menurutnya kegiatan tersebut menjadi dorongan bagi kader untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat solidaritas, menumbuhkan kreativitas, serta membangun organisasi yang lebih mandiri dan profesional.
Yosneli juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kekompakan, serta semangat kebersamaan.
Dalam jambore tersebut, terdapat enam cabang lomba yang dipertandingkan, meliputi lomba defile dan paduan suara bidang sekretariat, lomba cerdas cermat Pokja I, lomba Cakap Gelari Pelangi Pokja II, lomba kampanye pengelolaan sampah rumah tangga Pokja III, serta lomba bermain peran sanitasi lokal berbasis masyarakat pada Pokja IV.
















