Kabarminang – Fenomena langka terjadi di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Satu spesies bunga bangkai jenis Amorphophallus titanum dilaporkan mekar sempurna di Jorong Biduak, Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol.
Bunga yang dikenal memiliki ukuran besar dan aroma khas tersebut mulai mekar sejak Senin (11/5/2026) dan diperkirakan masih dapat disaksikan hingga Jumat (15/5/2026) sebelum layu.
Keberadaan bunga bangkai itu langsung menarik perhatian masyarakat dan wisatawan. Lokasinya yang berada di pinggir jalan membuat banyak pengunjung penasaran dan datang untuk melihat langsung tumbuhan langka tersebut.
Informasi mengenai mekarnya bunga bangkai pertama kali diperoleh dari seorang pemandu wisata lokal, Ilham, yang sebelumnya telah mengantarkan sejumlah pengunjung ke lokasi.
Kepala Resort Pasaman Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, Edi Susilo, membenarkan temuan tersebut. Ia mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari masyarakat sejak bunga masih dalam fase kuncup.
“Informasi awal sudah kami terima sejak Jumat, sebelum bunga itu mekar,” ujarnya saat dihubungi pada Rabu (13/5/2026).
Menurut Edi, Amorphophallus titanum merupakan tumbuhan langka yang memiliki masa mekar sangat singkat. Umumnya, bunga hanya bertahan mekar selama beberapa hari hingga sekitar satu minggu sebelum akhirnya layu.
“Biasanya masa mekarnya berlangsung sekitar seminggu,” jelasnya.
Meski sudah memasuki fase mekar penuh, BKSDA Sumbar hingga kini belum melakukan pengukuran detail terhadap tinggi maupun diameter bunga tersebut. Hal itu disebabkan padatnya agenda lapangan dan kondisi cuaca yang beberapa hari terakhir sering diguyur hujan.
“Kami belum melakukan pengukuran. Beberapa hari ini kami masih ada kegiatan di lapangan dan kondisi cuaca juga sering hujan,” ungkap Edi.
Sebagai tindak lanjut, BKSDA Sumbar berencana menerjunkan tim ke lokasi di Nagari Ganggo Hilia pada Kamis (14/5/2026) pagi. Tim akan melakukan pengecekan langsung, pengukuran spesifikasi bunga, serta pendataan lebih lanjut sebagai bagian dari upaya konservasi flora langka di Sumatera Barat.
















